Jumat, 26 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Diskanla Jatim Dorong Konsumsi Ikan lewat Lomba

16 Maret 2019, 14: 34: 43 WIB | editor : Wijayanto

ADU SEDAP: Para peserta menunjukkan kepiawaiannya dalam mengolah masakan berbahan ikan di Maspion Square.

ADU SEDAP: Para peserta menunjukkan kepiawaiannya dalam mengolah masakan berbahan ikan di Maspion Square. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur (Jatim) mencatatkan konsumsi ikan masyarakat di Jatim masih jauh di bawah konsumsi ikan nasional. Oleh sebab itu, pihaknya terus agresif menggelorakan Gerakan Gemar Makan Ikan pada masyarakat. Salah satunya dengan menyelenggarakan Lomba Kreasi Masakan Berbasis Ikan Tingkat Pelajar dan Mahasiswa seiring dengan produktivitas sektor perikanan di Jatim yang terus meningkat.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim Gunawan Saleh mengatakan, sebenarnya, pihaknya sudah lama telah mengenalkan Gerakan Gemar Makan Ikan pada masyarakat. “Setiap tahun memang terus meningkat, dan peningkatannya juga cukup bagus, sekitar 4 kilogram per tahun,” terangnya di sela-sela acara Lomba Kreasi Masakan Berbasis Ikan Tingkat Pelajar dan Mahasiswa di Halaman Maspion Square Surabaya.

Gunawan mencatatkan, hingga saat ini, konsumsi ikan Jatim masih sebesar 34,62 kilogram per kapita per tahun. Angka ini masih jauh dari konsumsi nasional sebesar 43,88 kilogram per kapita per tahun. Tahun ini, Gunawan menargetkan peningkatan konsumsi ikan masyarakat Jatim hingga akhir tahun ini mampu menyentuh angka 42 kilogram per kapita per tahun. “Oleh karena itu, dengan adanya acara semacam ini, kami berharap nantinya tingkat konsumsi ikan masyarakat di Jatim akan meningkat,” tuturnya.

Sebab, menurutnya, selain untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam memasak, juga turut mempromosikan aneka ragam kreasi masakan ikan pada masyarakat. Lomba Kreasi Masakan Berbasis Ikan kali ini dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa yang berasal dari 36 kabupaten/kota di Jatim dan sekolah-sekolah di Surabaya. “Setiap daerah mengirimnya perwakilannya, yang mana pemenangnya nanti akan mewakili Jatim di tingkat nasional,” uajrnya.

Menurut Gunawan, kalangan milenial dinilai punya potensi yang sangat kuat untuk menyebarkan informasi. Apalagi kondisi saat ini telah didukung dengan kemajuan teknologi yang sangat canggih, sehingga diharapkan dengan adanya partisipasi dari kawula muda, pihaknya dapat lebih masif lagi untuk mewujudkan peningkatan konsumsi ikan masyarakat Jatim. “Dengan acara-acara seperti ini kami berharap konsumsi ikan masyarakat Jatim meningkat setiap tahunnya,” tuturnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia