Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Temui Khofifah Bahas Pendidikan Vokasi, Ketemu Risma Bahas Sister City

14 Maret 2019, 17: 21: 26 WIB | editor : Wijayanto

KERJA SAMA PENDIDIKAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) bersama Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

KERJA SAMA PENDIDIKAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) bersama Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik melakukan kunjungan ke kota Surabaya, Rabu (13/3). Ada beberapa agenda yang dilakukan, diantaranya yakni bertemu dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

SISTER CITY: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) foto bersama Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik usai audiensi di ruang kerja wali kota.

SISTER CITY: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) foto bersama Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik usai audiensi di ruang kerja wali kota. (ISTIMEWA/HUMAS PEMKOT)

Pukul 09.00 Moazzam Malik terlebih dulu menemui Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi. Dalam pertemuan tersebut Khofifah dan Moazzam Malik membicarakan tentang peningkatan kerja sama pendidikan vokasional dan Madrasah Aliyah (MA) di Jatim. Penguatan kerja sama pendidikan vokasional di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) penting, karena postur pengangguran banyak berasal dari lulusan SMK. Selain itu, penguatan pendidikan MA juga penting dilakukan kerja sama antara Pemprov Jatim dengan Pemerintah Inggris.

“Ada hal-hal yang mungkin dilakukan secara strategis jangka pendek dan jangka panjang. Salah satunya kerja sama pendidikan vokasional dan MA. SMK dan MA yang ada di Jatim perlu penguatan kerjasama pendidikan vokasional,” ujar Khofifah.

Sementara itu Moazzam Malik mengatakan, Pemerintah Inggris telah melakukan kerja sama bidang pendidikan ke beberapa perguruan tinggi (PT) seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Kristen (UK) Petra. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan. Menurutnya, Pemerintah Inggris melalui Kedubes Inggris sangat berminat untuk bekerja sama dengan Pemprov Jatim dan mendukung program Gubernur Khofifah.

“Pemerintah Inggris akan mampu membantu, khususnya di bidang pendidikan. Ada rencana membuat kerja sama untuk vocational training, khususnya bidang kemaritiman, aviasi, dan keterampilan industri seperti welding (pengelasan),” ujarnya.

Seusai melakukan pertemuan dengan Gubernur Jatim, pukul 11.00 Moazzam Malik meneruskan kunjungannya dengan menggelar pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Dalam pertemuan itu, pemkot  melanjutkan kerja sama sister city dengan Kota Liverpool. 

Kerjasama tersebut nantinya akan mengulas dibidang sister city

Moazzam menyatakan rasa bangganya kepada Risma atas berbagai upaya dan inovasi baru untuk perkembangan dan kemajuan Kota Surabaya. Ia mengaku pertemuannya dengan wali kota perempuan pertama di Surabaya itu merupakan yang ke-11 kali. Selama itu pula berbagai kerja sama yang terjalin sangat dinamis.

“Saya senang sekali bertemu dengan Ibu Risma, berdiskusi mengenai kemajuan kerja sama. Sudah banyak kemajuan saat ini. Hari ini kami berdiskusi mengenai sister city agreement, transportasi umum, dan pendidikan juga memajukan kapabilitas pelabuhan,” kata Moazzam di ruang kerja wali kota.

Pada pertemuan ini, Moazzam Malik bersama Risma merumuskan kampanye dalam bidang pendidikan, khususnya Inggris dengan Indonesia. Kampanye tersebut, bertujuan untuk mempromosikan mata pelajaran dan kebersihan berbasis bahasa inggris. Slogan kampanye tersebut berbunyi, ‘Apapun Mau Mu, Ayo Learning Inggris Dulu’.

“Nantinya akan kami buat website bebas akses secara gratis untuk metode pembelajaran. Hal semacam ini digunakan untuk meningkatkan kapabilitas berbahasa. Ini salah satu keperluan bangsa Indonesia di masa depannya,” jelasnya. (mus/gin/nur)

(sb/mus/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia