Rabu, 21 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Keberadaan Warung di Jalan Usman Sadar Gresik

Diberi Waktu 3 Bulan Bongkar Sendiri atau Digusur Paksa Satpol PP

12 Maret 2019, 22: 59: 33 WIB | editor : Wijayanto

MELANGGAR ATURAN: Sejumlah warung di Jalan Usman Sadar segera dibongkar lantaran menempati asset milik pemerintah.

MELANGGAR ATURAN: Sejumlah warung di Jalan Usman Sadar segera dibongkar lantaran menempati asset milik pemerintah. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Sejumlah warung yang berada di Jalan Usman Sadar Gresik segera dibongkar. Sebab, warung-warung tersebut berdiri di atas tanah milik pemerintah. Badan Pendapatan, pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik memberikan waktu 3 bulan kepada pemilik warung untuk melakukan pembongkaran sendiri.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Kabupaten Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pemilik warung. Mereka diminta untuk membongkar sendiri. “Sudah, kami kirim surat dan kami sosialisasikan terkait rencana penertiban warung tersebut,” ujarnya.

Dari hasil sosialisasi, pihaknya memberikan waktu tiga bulan kepada pemilik warung untuk melakukan pembongkaran. Batas waktunya hingga akhir Mei mendatang asset harus sudah bersih dari bangunan. “Kami beri waktu agar membongkar sendiri,” terang dia.

Dikatakan, jika nanti pada akhir Mei ternyata pemilik warung tidak juga membongkar lapaknya, pihaknya akan meminta Satpol PP untuk membongkar paksa. Yang jelas, saat ini pihaknya memberikan kesepakatan kepada para pedagang untuk bersiap-siap. “Ya kami bongkar paksa kalau tidak mau bongkar sendiri,” ungkapnya.

Menurut dia, rencananya asset tersebut akan digunakan untuk kebutuhan kantor instansi pemerintah. Namun, untuk sementara kemungkinan akan diajukan anggaran untuk pembangunannya terlebih dahulu. “Disana sebenarnya sudah ada bangunannya, tapi sudah banyak yang rusak,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia