Selasa, 15 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Hadai PS Tira, Persebaya Tak Terbebani Juara Grup

12 Maret 2019, 15: 48: 15 WIB | editor : Wijayanto

DIGENJOT: Irfan Jaya (kiri) dan Oktafianus Fernando terus digenjot latihan jelang hadapi PS Tira-Persikabo.

DIGENJOT: Irfan Jaya (kiri) dan Oktafianus Fernando terus digenjot latihan jelang hadapi PS Tira-Persikabo. (ISTIMEWA/PERSEBAYA)

Share this      

Bandung - Persebaya dalam kondisi siap tempur, untuk melakoni laga pemungkas Grup A Piala Presiden 2019. Selasa  (12/3), Misbakus Solikin dkk akan menghadapi PS Tira-Persikabo. Laga di Stadion si Jalak Harupat itu akan menentukan siapa juara grup A.

Persebaya hanya butuh hasil seri untuk jadi juara grup. Namun, kemenangan akan menggaransi posisi Persebaya sebagai tuan rumah di babak delapan besar lagi. Artinya, kemenangan menjadi satu hal yang diburu Green Force.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menyatakan timnya tidak terbebani dengan kondisi itu. Toh, kemenangan adalah satu hal yang selalu dikejar Persebaya dalam setiap laga.

”Saya juga tidak akan pernah bilang kepada para pemain untuk mengincar hasil imbang. Kami akan bermain untuk menang,” kata Djanur seusai latihan di Lapangan Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) Cimahi, Senin pagi  (11/3) dikutip laman Persebaya.

Djanur menilai PS Tira yang kini dilatih Rahmad Darmawan adalah tim yang solid. Koordinasi permainan mereka sangat bagus. Buktinya adalah kemenangan mereka atas Persib.

Persebaya sendiri masih memiliki sejumlah kekurangan. Meski selalu menang dalam dua laga sebelumnya. Melawan Persib dan Perseru.

"Untuk menghadapi mereka (PS  Tira), kami mempertajam crossing dan finishing, shooting. Itu yang menurut kami masih belum sempurna, masih banyak kesalahan,” ucap Djanur.

Dalam pertandingan melawan Persib dan Perseru, poin-poin yang disebutkan Djanur itu memang kurang maksimal. Winger Persebaya nyaris tidak jalan dalam laga melawan Persib. Sedang dalam laga melawan Perseru, begitu banyak peluang yang terbuang karena eksekusi yang kurang bagus.

Soal pemain yang banyak absen karena bergabung timnas, Djanur menegaskan hal itu tidak akan membuat Persebaya tampil loyo. Kondisi itu harus menjadi pembuktian pemain yang ada. Menunjukkan penampilan terbaik agar menjadi pilihan saat Liga 1 nanti.

Posisi winger menjadi salah satu sektor yang mendapatkan perhatian serius dari pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman. Dia menilai dalam dua pertandingan pertama Piala Presiden 2019, sektor itu belum maksimal.

Secara materi, Djanur menilai sektor sayap Persebaya sebenarnya sudah mumpuni. Ada Irfan Jaya, Oktafianus Fernando, Osvaldo Haay (absen membeka timnas), dan Alwi Slamat. Belum lagi Manuchehr Jalilov dan Damian Lizio yang bisa di plot di posisi itu. Namun, penampilan mereka dinilai Djanur belum maksimal.

”Bukan tidak puas dengan materi, ya. Lebih ke konsistensi bermain anak-anak. Saya jadi lebih tahu kemarin saat melawan pressing tinggi dari Persib," ulasnya.

Djanur menilai pemainnya harus bisa keluar dari tekanan. Terutama saat mendapatkan pressing ketat. Dalam laga melawan Persib lalu, Irfan Jaya tidak bisa berbuat apa-apa saat dikawal dengan ketat oleh Ardi Idrus. Irfan baru bisa keluar dari tekanan dan mencetak gol setelah Ardi ditarik keluar.. (sam/psby/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia