Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

KPU Sidoarjo Gelar Simulasi Pemungutan Suara Mirip Aslinya

12 Maret 2019, 13: 47: 06 WIB | editor : Wijayanto

LATIHAN: Petugas KPPS menghitung surat suara saat simulasi di Desa Sarirogo, Sidoarjo.

LATIHAN: Petugas KPPS menghitung surat suara saat simulasi di Desa Sarirogo, Sidoarjo. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak tinggal  35 hari lagi. Selain sosialisasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara.

Ketua KPU Sidoarjo Mokh Zainal Abidin mengatakan, simulasi atau latihan ini sangat penting karena pemilu pada 17 April mendatang lebih rumit secara teknis. Sebab, ada lima surat suara yang harus dicoblos pemilih.

"Baru kali ini ada lima surat suara dalam pemilu. Tentu saja membutuhkan ketelitian para petugas KPPS di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS)," katanya.

Karena itu, KPU Sidoarjo mengadakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di berbagai desa/kelurahan. Salah satunya di Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Simulasi ini diikuti PPK dan PPS Sidoarjo, Buduran, dan Sedati, yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) Sidoarjo 1.

Simulasi yang dipimpin Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Teknis Miftakul Rohma dilaksanakan selayaknya pemilihan umum sesungguhnya. Dimulai pukul 07.00 dengan melakukan pengecekan logistik, kemudian dilanjutkan pengucapan sumpah. "Kami memang membuat simulasi seperti pemungutan aslinya," kata Rohma. Dengan begitu, para petugas tidak pangling saat bertugas saat pemilu mendatang.

TPS dibuat menggunakan tenda lengkap dengan atribut layaknya TPS beneran. Ada lima kotak suara yang disediakan sesuai jumlah surat suara. Juga terdapat empat bilik yang digunakan untuk pemilih menentukan hak pilihnya. Tidak hanya itu. Pada simulasi tersebut terdapat KPPS, pengawas TPS, saksi, hingga petugas ketertiban. (vga/rek)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia