Senin, 22 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Millennial Road Safety Festival Ditargetkan Dihadiri 50 Ribu Massa

12 Maret 2019, 13: 04: 21 WIB | editor : Wijayanto

BAKAL DITUTUP SEMENTARA: Jembatan Suramadu bakal ditutup pada Minggu (17/3) un- tuk keperluan puncak Millennial Road Safety Festival (MRSF) yang digel

BAKAL DITUTUP SEMENTARA: Jembatan Suramadu bakal ditutup pada Minggu (17/3) un- tuk keperluan puncak Millennial Road Safety Festival (MRSF) yang digelar Polda Jatim. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Puncak kampanye keselamatan berlalulintas yang dihelat Ditlantas Polda Jatim dengan nama Millennial Road Safety Festival (MRSF) bakal digelar Minggu (17/3) di Jembatan Surabaya Madura (Suramadu). Acara MRSF ini ditargetkan akan dihadiri 50 ribu generasi milenial yang ada di wilayah Jatim.  

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, acara ini dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Sebab selama ini, korban kecelakaan lalu lintas dari kalangan milenial masih tergolong tinggi. 

"Ditlantas Polda Jatim ini benar-benar ingin sekali bagaimana generasi muda di Indonesia tercipta untuk melakukan yang namanya safety riding di jalan raya, kemudian berlalu lintas dengan baik," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. 

Dia menambahkan, nantinya pada puncak acara akan ada ada pemecahan rekor MURI atraksi tarian di atas 1000 perahu. Dan juga ada penyampaian pesan-pesan kampanye keselamatan berlalu lintas, serta dimeriahkan oleh Via Vallen. 

"Harapannya generasi milenial bisa safety riding dengan baik, kemudian mematuhi peraturan lalu lintas dan mematuhi pengguna jalan yang lain sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lalu lintas," tegasnya. 

Wadirlantas Polda Jatim AKBP M Aldian menambahkan untuk memperlancar kegiatan, jembatan Suramadu akan ditutup selama enam jam dimulai sekitar pukul 05.00 hingga pukul 11.00. Semua kendaraan baik dari arah Surabaya maupun Madura akan dialihkan melalui jalur laut. 

Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal mengatakan bagi pengendara roda dua atau roda empat yang hendak menyeberang dari arah Surabaya ke Bangkalan atau sebaliknya akan diarahkan menggunakan jasa kapal. Disampaikan, akan ada pembatasan untuk kendaraan yang menggunakan jasa kapal ini. Untuk kendaraan dengan bobot 14 ton ke atas untuk sementara waktu tidak bisa menyeberang pada jam tersebut hingga batas acara. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan selama penyeberangan menggunakan jasa kapal ini. (rus/gun/rud)

(sb/rus/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia