Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Kota Lama
Jalan Kebon Rojo dan Taman Pusat Kota (7)

Replika Big Ben Dipindah, Kini Tak Diketahui Keberadaannya

10 Maret 2019, 00: 41: 46 WIB | editor : Wijayanto

JADI MISTERI: Warga asing berfoto di dekat replika Big Ben London di kawasan Stadstuin te Soerabaja, kini jam tersebut tak diketahui keberadaannya. Tu

JADI MISTERI: Warga asing berfoto di dekat replika Big Ben London di kawasan Stadstuin te Soerabaja, kini jam tersebut tak diketahui keberadaannya. Tulisan pada monument yang menerangkan tahun pembuatannya (insert). (ISTIMEWA/PURNAWAN BASUNDORO)

Share this      

Jam besar replika Big Ben London itu tidak hanya sebagai pengingat waktu saja, namun juga mempercantik Stadstuin te Soerabaja pada saat itu. Dalam salah satu batu di monumen tersebut juga terpampang tahun pembuatannya sekitar 1897. Jam tersebut dibangun untuk memperingati Ulang Tahun Berlian (Jubilee) Ratu Victoria dari Inggris. Namun keberadaannya masih menjadi tanda tanya saat ini. 

Guntur Irianto-Wartawan Radar Surabaya

Replika Big Ben ini dulu berdiri tegak di samping taman kota. Diperkirakan posisi jam dengan tinggi sekitar lima sampai enam meter ini terletak di sisi Jalan Pahlawan, tepatnya sekitar Viaduk rel kereta api. Jika memang benar posisinya di sana, berarti berada tepat menghadap ke kantor pemerintahan pada masa itu.

"Kemungkinan tempatnya di sekitar simpang empat namun agak ke selatan sekitar Viaduk," kata Sejarahwan Universitas Airlangga Purnawan Basundoro kepada Radar Surabaya.

Ia mengatakan, hingga saat ini memang belum diketahui berada di mana posisi monumen tersebut. Dari literatur yang ada sekitar tahun 1960-1970 monumen tersebut sempat dipindah. Pemindahan ini dikarenakan ada pelebaran di jalan yang digunakan untuk monumen jam ini. Pelebaran ini menggerus posisi jam sehingga mau tidak mau harus dipindah. "Kabarnya dipindah ke Jalan Jakarta (kawasan Tanjung Perak, Red) pada masa itu," ujarnya.

Namun, dari literatur yang ada membenarkan jam kuno ini memang dipindah ke jalan tersebut. Meski begitu keberadaannya tidak diketahui saat ini. Ada yang mengabarkan jika jam ini dicuri atau dipindahkan kembali.

"Saya juga tidak pernah tahu keberadaan monumen jam tersebut. Saya masih cari dimana sekarang monumen jam ini," pungkasnya. (*/nur/habis)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia