Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal

Gagal Curi dan Rampas Motor, Kepala Bocor Diamuk Massa

09 Maret 2019, 00: 34: 23 WIB | editor : Wijayanto

APES: Tersangka Banyu Bening (kanan) jadi tahanan Polsek Krembangan.

APES: Tersangka Banyu Bening (kanan) jadi tahanan Polsek Krembangan. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Keinginannya, seperti sekali dayung dua tiga pulau terlampauan. Banyu Bening, 48, warga Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, Madura pun,  nekat melakukan dua percobaan pencurian sepeda motor dalam sehar, tetapi akhirnya ia pun keok dihajar massa.

Tersangka awalnya coba membawa lari sepeda motor Honda Scopy nomor polisi  L 6005 SR milik Siami, 48, warga Jalan Dupak Rukun III yang terparkir di teras rumahnya. Namun, aksinya tersebut diketahui korban karena curiga dengan suara mencurigakan di teras rumah. "Korban langsung berteriak maling dan tersangka langsung lari tidak jadi mengambil sepeda motor," kata Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami.

Masyarakat sekitar yang mendengar teriakan  korban Siami merespon dengan mengejar tersangka yang sudah berlari ke arah pasar Jalan Dupak Bandarejo. Dalam upaya melarikan diri tersebut,   tersangka melihat ada korban Afgia Eftichia, 40, warga Babadan Rukun VII yang saat itu duduk di atas sepeda motor Honda Vario nomor polisi L 2555 WM.

Tanpa pikir panjang, tersangka kembali mencoba peruntungan dengan  mencoba merampas sepeda motor Afgia dengan cara  mendorong korban. Korban yang terkejut merespon dengan mempertahankan sepeda motornya.

Sempat terjadi saling dorong antar korban dengan tersangka. Korban berteriak minta tolong hingga massa yang mengejar tersangka dan di sekitar lokasi pasar datang mengepung tersangka.  "Tersangka kembali gagal dan ditangkap warga," katanya.

Kompol Esti mengatakan, tersangka diamankan polisi dengan barang bukti dua sepeda motor. Dua sepeda motor tersebut milik korban Afgia dan Siami yang urung dicuri. Mengenai tersangka sendirian atau ada teman yang membantunya masih dalam penyelidikan kepolisian. "Kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap tersangka. Pengakuannya ia butuh uang sehingga nekat mencuri," ujarnya. (gun/nug)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia