Senin, 26 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Manfaatkan Platform Digital, Tingkat Hunian Hotel Naik 75 Persen

05 Maret 2019, 23: 43: 14 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPC)

Share this      

SURABAYA - Jaringan hotel berbasis teknologi kini dinilai mampu meningkatkan tingkat hunian kamar hingga 75 persen. Hal ini disebabkan melalui sistem teknologi yang terintegrasi, dapat menyelesaikan masalah apapun secara tepat waktu dan efisien. Selain itu juga mampu meningkatkan visibilitas aset di pasar dan mampu membantu meningkatkan rating.

Country Head OYO Hotels & Homes Indonesia Rishabh Gupta mengatakan, dalam waktu empat bulan sejak jaringan hotel berbasis teknologi resmi beroperasi di Indonesia, pihaknya mencatat lebih dari 340 pemilik properti telah bergabung dengan OYO.

Dengan jumlah hotel yang dikelola mencapai lebih dari 360 hotel dengan 11.000 kamar eksklusif yang tersebar di 40 kota di Indonesia. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 10 kali lipat hanya dalam kurun waktu empat bulan sejak OYO beroperasi di Indonesia.

"Dari 360 properti tersebut, lebih dari 260 hotel telah beroperasi, sementara lainnya dalam tahap transformasi. Pemilik properti mengaku bahwa secara rata-rata tingkat penghunian hotel mengalami kenaikan mencapai 75 persen sejak bergabung bersama jaringan OYO," terangnya di Surabaya, Selasa (5/3).

Rishabh menjelaskan, saat ini lebih dari 65 persen hotel yang tergabung dalam jaringan OYO telah mendapat rating kepuasan pelanggan 8+ di Booking.com. Lebih tinggi dibandingkan kondisi pada umumnya dimana baru 30 persen dari total keseluruhan hotel di industri perhotelan di Indonesia yang mendapat peringkat serupa.

"Kualitas eksekusi dan operasional lokal kami dikelola oleh tim lapangan yang sangat kompeten. Mereka memiliki pemahaman dan keahlian yang luar biasa dalam industri hospitality Indonesia," jelasnya.

Rishabh menuturkan, dengan total investasi mencapai USD 100 juta, pihaknya berharap dapat memperluas kehadiran jaringan hotel OYO di 100 kota di Indonesia pada akhir 2019. "Kami optimistis dapat mencapai target tersebut karena lebih dari 340 pemilik properti di 40 kota yang sudah bergabung bersama kami, omzet hotelnya naik hingga 80 persen," tuturnya.

Oleh sebab itu, selain memberikan teknologi yang mudah digunakan (user-friendly technology), pihaknya juga senantiasa menjalin kerja sama yang erat dengan para mitra dengan memberikan mereka fasilitas dan pendampingan dalam pengelolaan property. Mulai dari pelatihan staf hingga pengawasan operasional hotel secara rutin.

"Solusi menyeluruh ini memastikan para mitra pemilik properti dapat memberikan pengalaman menginap dengan kualitas yang terjamin dan terstandarisasi bagi para tamu, sehingga mampu mendapatkan rating ulasan yang lebih tinggi di berbagai situs," paparnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia