Rabu, 22 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Per Patah Truk Terguling, Jalan Mastrip Tersendat Lima Jam

01 Maret 2019, 23: 55: 59 WIB | editor : Wijayanto

BIKIN MACET: Petugas berusaha mengevakuasi truk bermuatan batubara yang terguling di Jalan Gunungsari, Surabaya, Jumat (1/3).

BIKIN MACET: Petugas berusaha mengevakuasi truk bermuatan batubara yang terguling di Jalan Gunungsari, Surabaya, Jumat (1/3). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Satu unit truk bermuatan batu bara terguling di Jalan Mastrip tepat depan SD Muhammadiyah 15 Surabaya Jumat (1/3). Akibatnya, arus lalu lintas dua arah di Jalan Mastrip tersendat sekitar lima jam.
Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad mengatakan, truk fuso dengan nopol W 9880 UIS itu dikemudikan Singgih, 32, warga Desa Sumber Tumpul, Wonosari, Malang. Saat itu, truk sedang melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba sopir dibuat panik lantaran truk hilang keseimbangan miring ke kanan lantas terguling. 
"Truk terguling sekitar pukul 10.30. Setelah diperiksa, penyebabnya per belakang patah," kata Rasyad saat dikonfirmasi melalui ponselnya. Jumat (1/3). 
Rasyad melanjutkan, truk tersebut berangkat dari Margorejo hendak mengirim batu bara ke Legundi, Gresik. Diduga truk kelebihan muatan sehingga menyebabkan per patah dan kendaraan terguling. "Muatannya 37 ton, itu melebihi batas. Sopir selamat tapi mengalami sakit di bagian dada," jelasnya. 
Mantan wakapolsek wonokromo itu menjelaskan, saat itu posisi truk terguling ke kanan. Bodi truk dan muatannya tumpah nyaris menutup badan jalan. Pengguna jalan pun harus ekstra hati-hati. Petugas yang mendapatkan laporan kecelakaan tunggal itu lantas mengatur lalu lintas di lokasi. "Satu back hoe dan forklift juga diturunkan untuk memindahkan muatan ke truk lain," terangnya. 
Baru sekitar pukul 16.00, proses evakuasi selesai. Truk lalu diderek ke Perumahan Gunungsari. Sementara, jalur kembali normal dan tinggal menunggu pembersihan jalan. 
Terpisah Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Antara mengungkapkan, sopir truk sudah dibawa ke kantor Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. Dari hasil pemeriksaan sementara, sopir mengemudikan kendaraan tanpa dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM). "Masih diperiksa, sopir. Yang jelas tidak ada korban jiwa," tandasnya.(rus)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia