Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Tinggal Finishing, Lapangan Tembak Perbakin Ambruk Diterjang Angin

28 Februari 2019, 11: 39: 42 WIB | editor : Wijayanto

KENA MUSIBAH: Lapangan tembak di Desa Banjarsari, Buduran, setelah dihajar angin puting beliung.

KENA MUSIBAH: Lapangan tembak di Desa Banjarsari, Buduran, setelah dihajar angin puting beliung. (.LAMBERTUS HUREK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Sidoarjo punya cukup banyak atlet dan penghobi olahraga menembak. Namun, sampai saat ini Perbakin Sidoarjo belum memiliki lapangan menembak untuk latihan dan pertandingan.

Karena itu, Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sidoarjo mencoba membangun sebuah lapangan menembak sederhana di Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran. Lapangan yang berlokasi di dekat Kantor Desa Banjarsari itu sudah hampir selesai.

Sayang, belum lama ini sebagian temboknya ambruk karena terjangan angin puting beliung. "Ada beberapa bangunan di Banjarsari yang jadi korban puting beliung. Salah satunya lapangan tembak," kata Ketua Harian Perbakin Sidoarjo Sochibul Yanto.

Pria yang juga kepala Desa Banjarsari enggan membeberkan kerugian material yang diderita. Dia menerima kejadian ini sebagai musibah. Pihak Perbakin bakal melakukan pembangunan ulang sambil evaluasi. "Semua kejadian pasti ada hikmahnya," kata Yanto.

Kepala desa yang sangat hobi olahraga menembak ini mengaku sudah lama ingin memiliki lapangan tembak di Kota Delta. Sebab, selama ini para atlet maupun komunitas menembak selalu berlatih di Surabaya. Khususnya di lapangan tembak milik Kodam V Brawijaya.

Karena itu, Yanto pun bersedia menyumbang lahan miliknya untuk dibangun lapangan tembak. Dengan begitu, olahraga menembak bisa lebih memasyarakat di Kabupaten Sidoarjo. "Anak-anak bisa berlatih di sini," katanya.

Peletakan batu pertama dilakukan pada 15 Oktober 2017 setelah terbentuk pengurus Perbakin Sidoarjo. Meski tidak luas, proses pembangunan lapangan tembak itu tidak mudah. Ini karena tanah bekas sawah yang digunakan perlu diuruk lebih dahulu. Belum lagi persoalan material dan kesibukan pengurus di tempat kerja masing-masing.

Yudi Sumono, pengurus Perbakin Sidoarjo, menambahkan, lapangan tembak di Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, itu bisa dimanfaatkan para atlet menembak di Kabupaten Sidoarjo. Khususnya tembak sasaran dan tembak reaksi. "Mudah mudahan dari lapangan ini akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo," katanya.

Lantas, kapan lapangan tembak di Banjarsari ini dibangun kembali? Sochibul Yanto belum bisa memastikan. Sebab, saat ini masih musim hujan dan potensi angin puting beliung cukup tinggi di Kota Delta.

"Yang pasti, target kita di pekan olahraga provinsi (porprov) tidak berubah. Setidaknya dua medali emas untuk Sidoarjo," kata Yanto. (yus/rek)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia