Kamis, 20 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya
Penerima Beasiswa Pemkot Surabaya

Bunga Raflesia Jadi Inspirasi Gaun Cantik

27 Februari 2019, 08: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

HAUTE COUTURE: Seorang model berpose dengan mengenakan busana Haute Couture karya siswa LPTB Susan Budiharjo, yang mendapatkan beasiswa dari Pemkot Su

HAUTE COUTURE: Seorang model berpose dengan mengenakan busana Haute Couture karya siswa LPTB Susan Budiharjo, yang mendapatkan beasiswa dari Pemkot Surabaya, di Dyandra Convention Hall Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA -  Busana rancangan Novita Rahayu Purwaningsih ini bisa dikatakan unik. Jika dilihat sekilas, cocktail dress berwarna merah ini terlihat seperti kelopak bunga yang mekar sempurna. Di bagian punggung pun, ada detail kecil yang dibuat menonjol yang menyerupai kuncup. 

Rupanya, Novi memang terispirasi dari bunga raflesia. Ia menceritakan, inspirasi bunga raflesia ini muncul setelah mendapatkan tema untuk show graduation-nya. “Pas kita diberitahu tema perfection, terus mikir apa ya yang perfect. Karena aku suka bunga, makanya aku browsing-browsing ketemulah bunga kibud (raflesia, Red) ini. Saat mekar dia terlihat cantik. Terlihat mekar bulat sempurna,” paparnya kepada Radar Surabaya. 

Busana rancangan Novita ini didominasi oleh permainan pleats. Pleats berukuran besar dipasang di depan membentuk kipas bertumpuk tiga. Sementara di bagian belakangnya juga terdapat pleats yang membentuk ilusi seperti bunga yang sedang mekar, dengan detail pleats lebih kecil. “Bunga kibut ini kelopaknya seperti ada lipitnya. Maka aku mikir, kalau kembang aja ada lipitnya masak bajuku enggak,” timpalnya seraya tertawa. 

Berkesempatan disekolahkan oleh Pemerintah Kota Surabaya, perempuan 39 tahun ini merasa bersyukur. Banyak ilmu tentang fashion yang ia dapatkan. Jika selama ini ia merancang busana berdasarkan pengalaman, ilmu yang ia pelajari secara otodidak, kini  ia punya dasar. “Dulu nggak kepikiran caranya bikin baju kayak itu, yang bisa berdiri dan lain-lain. Karena dulu nggak sekolah. Sekarang sekolah, tahu trik-triknya,” paparnya. 

Novi merupakan satu di antara tiga pejuang muda yang disekolahkan oleh Pemkot Surabaya. Ia berharap, setelah lulus, ia bisa menjadi desainer yang suskes sehingga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa tidak menyesal telah menyekolahkannya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia