Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Berobat Ke Pondok, Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi

25 Februari 2019, 23: 41: 21 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Anggota Polsek Tarik menunjukkan lokasi korban gantung diri.

TKP: Anggota Polsek Tarik menunjukkan lokasi korban gantung diri. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Penghuni pondok pesantren di Desa Tempuran RT 01/RW 01, Kecamatan Tarik, digegerkan dengan adanya seorang perempuan gantung diri di bekas kamar mandi musala, Senin (25/2) pagi. Korban adalah Nur Fatin, 54, warga Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Yusti, 24, santriwati yang pertama kali menemukan korban menceritakan, sekitar pukul 09.00, ia bersama santri lain berusaha mencari keberadaan salah satu pasien yang sedang berobat ke pondok tersebut.

Sebelumnya pada pukul 08.00, korban masih tampak ditemani suaminya di salah satu ruangan pondok tersebut. Kemudian, korban ditinggal suaminya untuk menjemur pakaian. "Korban memang sejak Jumat (22/2) lalu menginap di pondok," tambah Yusti.

Namun setelah suaminya kembali dari menjemur pakaian, korban ternyata sudah tidak ada di tempat semula. Lalu para santri pun turun membantu mencari korban di sekitar pondok. "Saya jalan ke bekas kamar mandi di belakang musala. Pas pintu saya buka, saya terkejut ada mayat tergantung," beber Yusti.

Kemudian, Yusti dan bersama santri lain langsung menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. "Jasadnya dievakuasi ke Porong (RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, Red)," ucapnya.(son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia