Senin, 22 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Berhasil Kelola Sampah, Surabaya Dapat Dana Insentif

23 Februari 2019, 07: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 9,38 miliar

Berhasil Kelola Sampah, Surabaya Dapat Dana Insentif (Grafis: Fajar)

Share this      

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 9,38 miliar dari Kementrian Keuangan, karena dianggap berhasil melakukan kebijakan pengurangan sampah plastik pada tahun 2018.

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Ipong Wisnoewardono membenarkan adanya DID yang didapatkan kota Surabaya. Adanya dana tersebut nantinya akan digunakan untuk dua bidang terkait Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kegiatan sarana dan prasarana.

“DID itu untuk dua bidang tadi, ini programnya sudah ada. Cuma kegiatan di dalam program itu masih belum. Programnya terkait dengan pengadaan sarana dan prasarana penunjang kebersihan,” jelas Ipong kepada Radar Surabaya, Jumat (22/2).

Ipong mengatakan, rencana kegiatan real yang akan dilakukan DKRTH adalah penambahan taman di berbagai wilayah Kota Surabaya. Namun saat ini Ipong masih belum membuat daftar lokasi yang akan ditambah. Selain itu, DKRTH juga akan menambah pengadaan alat pengangkut sampah.

“Jadi kendali programnya nanti menyeluruh, bukan hanya fokus pada sampah plastik saja, tapi juga secara keseluruhan. Tidak hanya pengadaan taman, bisa juga hutan kota, tanaman, dan alat kebersihan,” jelasnya.

Nantinya DKRTH akan menambah kurang lebih sebanyak 35 taman di Surabaya. Dari 35 taman tersebut tidak hanya menggunakan DID saja, tetapi juga menggunakan sisa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Itu tahun ini ada 35 lokasi tidak semua terkait DID, juga juga dari APBD. Di pararelkan itu nanti,” imbuhnya.

Nantinya 35 taman tersebut akan dibagi di beberapa wilayah di Surabaya, di antaranya Surabaya selatan, timur, utara, barat, dan tengah kota. Hal itu termasuk dengan pengadaan taman yang ada di kampung-kampung atau perumahan yang merupakan aset milik pemkot Surabaya.

“Kalau taman yang baru di kawasan Keputih itu dari dana APBD, anggarannya Rp 1,5 miliar. Jadi tidak masuk DID. Saat ini taman tersebut maih proses lelang,” tandasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia