Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Karma Pelakor, Percaya Orang Pintar, Akhirnya Malah Pisah

23 Februari 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Percaya tidak percaya, karma nyata adanya. Seperti yang terjadi pada Karin,30. Rumah tangganya dengan Donwori,32, tak pernah tenang. Besar kemungkinan, karena ia mendapatkan suami dengan cara yang salah. Yakni merebut pasangan orang. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Radar Surabaya kadang miris, melihat anak-anak kecil tanpa dosa yang dibawa orang tuanya ke pengadilan. Tak pantas saja rasanya. Namun bisa saja kan, membawa anak adalah satu-satunya jalan karena tak ada lagi orang lain yang mengurus di rumah. 

Seperti Karin ini misalnya. Di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA)  Klas 1A Surabaya awal pekan lalu, ia nampak sibuk dengan bayinya yang rewel. Rupanya itu adalah anak ketiganya. Anak hasil pernikahannya dengan Donwori yang masih seumur jagung.

Setelah dua tahun menikah, Karin memutuskan untuk bercerai. Katanya, sudah tak ada lagi kecocokan."Berantem terus setiap hari, capek aku," ujarnya singkat. 

Karin sendiri heran dengan apa yang terjadi dalam rumah tangganya. Dulu, sebelum anaknya ini lahir, rumah tangganya adem ayem saja. Namun setelah anaknya lahir, ada saja masalahnya. Masalah kecil jadi besar, masalah besar dibiarkan berlarut hingga makin besar. Ujung-ujungya, tak pernah ada ketenangan dalam rumah tangga.

Setelah mengeluh sana sini, dengan santainya ia menguak aib rumah tangganya sendiri. Rupanya, kekacauan rumah tangga Karin dipicu oleh ketidak senangan orang lain. Orang lain itu adalah mantan istri dari Donwori, sebut saja Sephia. Yang katanya, bertubi-tubi mengirimkan energi jahat di keluarganya. 

Loh mengapa? Apa Sephia dendam? Tentu saja. Wong Karin ini merebut mantan suaminya, Donwori. Hingga pasangan itu kemudian bercerai. 

Dari cerita Karin, yang sebelumnya  sempat mendatangi dukun, Sephia sengaja mengirim guna-guna untuk mengganggu rumah tangga Karin. Bahkan katanya, guna-guna itu sangat kuat sampai tidak bisa dihilangkan.

Kata mbah dukunnya Karin, si Sephia ini iri melihat Donwori dan Karin yang lalu-lalang lewat rumahnya dan nampak bahagia. (Ya pasangan pelakor ini memang tetangga satu kampung). Makanya, guna-guna itu di lewatkan pada anaknya. "Kalau tahu karena guna-guna kenapa tetap bersikeras berpisah mbak?" tanya Radar Surabaya heran.

"Ya capek lah, rumah tangga ribut terus ya mending cerai saja," tukasnya. Mungkin bagi Karin, menikah tak ubahnya pacaran, yang sekali bosan ya cerai. Buktinya usia masih kepala tiga saja sudah cerai dua kali kan. (*/opi) 

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia