Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Wabup dan Kapolres Ajak Warga Pungut Sampah di TPA

22 Februari 2019, 16: 30: 55 WIB | editor : Wijayanto

PUNGUT SAMPAH: Wabup Moch Qosim bersama Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro saat memungut sampah di area Tempat Pembuangan AKhir (TPA) Ngipik.

PUNGUT SAMPAH: Wabup Moch Qosim bersama Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro saat memungut sampah di area Tempat Pembuangan AKhir (TPA) Ngipik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Kabupaten Gresik ditandai dengan ajakan memungut sampah oleh Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim. Didampingi Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, Wabup Qosim bersama warga memunguti sampah di sekitar  Kantor Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Ngipik.

Kegiatan pungut sampah ini menjadi momen Pemkab Gresik mengajak warga Gresik untuk memerangi sampah di lingkungan masing-masing. Selama ini sampah domestik dari rumah tangga belum sepenuhnya ditangani Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Gresik.

Itu terutama terjadi di wilayah pinggiran. Selama ini volume sampah warga kota mencapai 750 meter kubik perhari dan dibuang di TPA Ngipik. Sementara di luar perkotaan dikelola oleh masing-masing warga.

Wabup Qosim menyatakan, dia mengapresiasi peringatan Hari Peduli Sampah. Sebab, dia memang baru pertama kali melaksanakan peringatan hari peduli sampah.

“Selain untuk yang pertama kali dalam memperingati hari peduli sampah, saya juga baru pertama kali memimpin upacara di Lokasi TPA Ngipik ini. Untuk itu saya sangat berterima kasih Kepada Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro dan semua jajaran Polres Gresik yang telah berinisiatif dan turut serta dalam menciptakan Gresik bersih dan sehat,” tandasnya.

Wabup Gresik menyampaikan, melalui kegiatan peduli sampah ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit dan bersemangat meraih Piala Adipura kembali. Sebab, hampir 3 tahun berturut-turut Kabupaten Gresik gagal meraih piala supremasi di bidang kebersihan itu. Sebelumnya Kabupaten Gresik  pernah 7 kali berturut-turut meraih Adipura.

“Memang saat ini persyaratannya tambah sulit terutama tentang TPA ini yang juga menjadi syarat penilaiannya. Semoga kita bisa membenahi serta meraih Adipura kembali. Saya mohon bantuan kepada Kapolres untuk selalu mendukung kami,” pesan Moch Qosim.

Kapolres Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pihaknya hanya menjalankan Undang-Undang Nomer 8 Thun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Mari kita kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai. Penerapan sistem 3R yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan di sekitar kita yang murah dan mudah,” ajak kapolres.

Kepedulian ini juga ditunjukkan juga dengan mengajak seluruh anggota Polres Gresik dan Bhayangkari dengna melaksanakan bersih-bersih sampah disekitar halaman kantor TPA Gresik. Sehari sebelumnya Kapolres Gresik bersama jajaran juga mengajak anak buahnya untuk membersihkan pantai Delegan-Panceng dengan memunguti sampah disekitar pantai. (yud/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia