Senin, 16 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Bos Jual Beli Kavling Didakwa Tipu Konsumen

21 Februari 2019, 18: 56: 44 WIB | editor : Wijayanto

DITUNDA: Terdakwa Muis Al Fhadi saat di ruang sidang PN Gresik.

DITUNDA: Terdakwa Muis Al Fhadi saat di ruang sidang PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Direktur Utama PT Kavling Hijau (PT KH), Muis Al Fahdi, 29 didakwa melakukan penipuan terhadap konsumennya. Warga dusun Munggu, RT 04 RW 01 Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dianggap melanggar Pasal 374 KUHP.

Namun pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, kemarin, persidangan gagal dilakukan. Itu terjadi lantaran terdakwa hadir tidak didampingi oleh penasehat hukumnya. Untuk Ketua Majelis Hakim Edy, meminta terdakwa dan penasehat hukum (PH) terdakwa dihadirkan di dalam ruang persidangan.

Lantas, hakim meminta pada jaksa penuntut umum (JPU) Nurul Istiana dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, untuk tidak membaca berkas dakwaannya. Dengan begitu hakim menunda sidang pada Rabu (27/2) pekan depan.

Saat dikonfirmasi Wagiman, selaku kuasa hukumya terdakwa melalui telepon seluler mengatakan, dirinya memang ditunjuk sebagai penasehat hukum terdakwa. "Tapi kuasanya belum didaftarkan ke pengadilan, karena saya masih ada di Surabaya," jelasnya.

Perlu di ketahui puluhan warga Dusun Nyanyat, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng menjadi korban penipuan jual beli tanah kavling seluas 6 meter x 14 meter dilakukan oleh puluhan warga Desa Nyanyat, Benjeng pada tahun 2016 silam. Tiap kavling dihargai Rp 35 juta hingga Rp  45 juta dengan lokasi tanah berada di Desa Kalianyar Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia