Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kasus Pencurian di Candi Mas, Polisi Selidiki Pemilik Airsoft Gun

20 Februari 2019, 16: 00: 04 WIB | editor : Wijayanto

LAPOR: Mesari, korban penembakan, melapor ke Polsek Candi.

LAPOR: Mesari, korban penembakan, melapor ke Polsek Candi. (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Polisi masih mendalami kasus percobaan pencurian menggunakan senjata mirip senjata api (senpi) di Perumahan Graha Candi Mas, Desa Gelam, Candi, Senin (18/2) lalu. Polisi sudah memastikan jika jenis senjata yang digunakan pelaku tergolong jenis airsoft gun.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengungkapkan, setelah mendapati laporan dari masyarakat, pihaknya langsung berkoordinasi dengan unit Polsek Candi untuk mengungkap kasus tersebut. "Kasus masih ditangani Polsek Candi, namun Unit Reskrim Polresta Sidoarjo back up," tegasnya.

Dia mengungkapkan, kepemilikian airsoft gun sebenarnya juga tidak sembarang orang bisa memiliki. Secara resmi harus ada izinnya untuk memiliki senjata tersebut. “Karena itu masih kita selidiki. Bukti ada gotri jasi salah satu ciri airsoft gun," terangnya.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam pengembangan polisi. Dia berharap pelaku percobaan pencurian yang sempat melukai satpam perumahan itu dapat segera ditangkap. “Masih kita kejar untuk mengungkap identitas pelaku,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi percobaan pencurian itu dilakukan tiga orang komplotan maling di. Pelaku melarikan diri saat tepergok warga. Bahkan, Mesari, 34, sekuriti setempat sempat menghadang pelaku bersama anaknya.

Namun, pelaku justru menembaki Mesari dengan airsoft gun yang dibawanya. Satu peluru sempat bersarang di dagu Mesari. Setelah itu, pelaku berhasil melarikan diri. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia