Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

KPU Surabaya Terima 1.962 Pemilih Tambahan

19 Februari 2019, 17: 54: 27 WIB | editor : Wijayanto

PERSIAPAN: Kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara di KPU Surabaya.

PERSIAPAN: Kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara di KPU Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Surabaya, bertambah menjadi 1962 pemilih. Data tersebut diperoleh dari hasil rekapitulasi pengajuan formulir A5, hingga Jumat (15/2). Dengan rincian 889 pemilih laki-laki dan 1073 pemilih perempuan.

“Berdasar data terakhir hari Jumat, total ada 1962 DPTb. Untuk yang mengajukan di hari Sabtu (16/2) dan Minggu (17/2) diikutkan rekap gelombang kedua,” ujar Robiyan Arifin, Kepala Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Surabaya, Senin 18/2.

Formulir A5 dipergunakan bagi warga negara Indonesia yang sudah masuk ke Data Pemilih Tetap (DPT) untuk minta pindah tempat pencoblosan dengan alasan kerja, mahasiwa, sakit, atau tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Sehingga ia ingin menggunakan hak pilihnya di tempat lain.

Tapi DPTb tidak bisa menerima lima surat suara yang ada. Kalau masih satu Propinsi, dia akan mendapat dua surat suara, yaitu untuk pemilihan Presiden dan DPD. Lain halnya dengan DPT yang berdomisili di Sidoarjo tapi ingin menyalurkan hak pilihnya di Surabaya, ia akan mendapat tiga surat suara.

 “Contohnya dia orang Sidoarjo, tapi pindah nyoblos di Surabaya itu dapat tiga. DPRD, DPD, Presiden. Karena ada DPRD Dapil Surabaya Sidoarjo. Kalau Gresik ke Surabaya, cuma dapat dua,” jelasnya.

Menurutnya, syarat mengurus formulir A5 mudah, hanya membawa KTP Elektronikdanfoto kopiannya. Kopian tersebut menjadiarsip adminstrasi KPU Surabaya. Nantiakan di cek, apakah sudah masuk DPT di tempat asalnya. Kalaubelum, yang bersangkutanharuslaporke KPU asal.

“Tapi kebanyakan disini sudah terdata semuanya,” tambahnya.

KPU mencarikan TPS yang tidakjauhdaritempattinggal pemilih. TPS yang bisa menerima DPTb yakni punya pemilih tidak lebih dari 300 orang.  Antusiasme DPTb yang tinggi datang dari mahasiswa. Mereka semangatkarena ini pengalaman pertamakalinyanyoblos.

“Kalau Pilkada mungkin enggak sempet pulang ya. Pemilu Presiden kan, berlaku di seluruh Indonesia,” pungkas Robi.  (rpp/rud)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia