Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Hakim Vonis Tekek 8 Tahun Penjara

19 Februari 2019, 17: 18: 01 WIB | editor : Wijayanto

PASRAH: Terdakwa Mochamad Hairul Huda meninggakan ruang sidang usai divonis majelis hakim PN Gresik.

PASRAH: Terdakwa Mochamad Hairul Huda meninggakan ruang sidang usai divonis majelis hakim PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik, memvonis Mochamad Hairul Huda alias Tekek, 30, dengan pidana  penjara selama 8 tahun. Warga Desa Menganti RT 12  RW 04, Kecamatan Menganti ini dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 UU 35/2009 tentang Narkotika.

Selain pidana penjara, majelis hakim yang diketuai Edi itu juga memberi pidana denda sebesar Rp 1 milliar. Jika tidak sanggup membayar denda, terdakwa mengganti dengan kurungan selama satu bulan penjara.

Putusan majelis hakim ini sebenarnya lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik. Dalam tuntutannya JPU Diecky Eka Koes Andriansyah menuntut terdakwa 10 tahun penjara ditambah Rp m Milliar subsider dua bulan kurungan.

"Menyatakan terdakwa terbukti tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan dan menjadi perantara jual beli narkoba jenis sabu. Terdakwa bersalah melanggar Pasal 112 ayat 1 UU 35/2009 tentang narkotika," ucap majelis hakim dalam amar putusannya.

Hakim menilai, perbuatan terdakwa merusak generasi muda, serta menghambat pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba. Hakim juga menilai bahwa, terdakwa mengakui perbuatannya dan menyesali kesalahannya dan juga belum pernah dihukum. Kemudian sopan dalam persidangan.

Sebagai catatan, terdakwa berurusan dengan hukum setelah tertangkap polisi, pada 18 Maret 2018 di Rutan kelas 2B Gresik Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme. Tersangka diamankan anggota Polsek Cerme Gresik.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia