Kamis, 27 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Derita Petani di Gresik Selatan di Musim Hujan

Mau Panen Rusak Kena Banjir dan Terjangan Angin

19 Februari 2019, 17: 12: 28 WIB | editor : Wijayanto

AMBRUK: Berkali-kali diterjang angin dan banjir tanaman padi milik petani di Menganti mulai roboh.

AMBRUK: Berkali-kali diterjang angin dan banjir tanaman padi milik petani di Menganti mulai roboh. (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

Share this      

Para petani di Gresik wilayah Selatan, tepatnya di Kecamatan Menganti mengeluhkan tanaman padi mereka terancam gagal panen. Kegagalan itu disebabkan oleh terjangan banjir Kali Lamong serta tersapu angin hingga batangnya roboh dan bulirnya rusak.

FA ROFIQ-Wartawan Radar Gresik

TANAMAN padi di Desa Kepatihan, Menganti banyak yang ambruk. Penyebabnya, beberapa hari terakhir sering datang angin besar dan banjir. Tanaman padi tersebut dipastikan gagal panen karena belum mengeluarkan bulir gabah sama sekali. “Ya tidak bisa dipanen, soalnya sudah terlanjut ambruk,” ujar Senawi, salah satu petani di wilayah tersebut.

Menurut dia, kalau tanaman padi sudah mengeluarkan bulir dan kuning, petani tetap bisa panen. Meskipun hasilnya sedikit. Tapi ini padinya saja belum keluar bulir. “Mau bagaimana lagi, sudah pasti gagal panen,” kata dia.

Selain roboh, sejumlah tanaman padi milik petani juga mulai diserang hama. “Iya, sudah sepekan terakhir tanaman padi kami diserang hama,” ujar Sukri.

Serangan hama memang masih rendah. Namun, dirinya khawatir jika tidak segera diantisipasi serangan akan cepat meluas dan membuat tanaman lebih cepat rusak. “Yang diserang hama memang belum banyak. Tapi kalau tidak segera ditangani nanti yang lainnya bisa tertular,” terang dia.

Dirinya berharap ada solusi dari pemerintah untuk bisa mengendalikan hama-hama tersebut. Sehingga, tanaman padi yang tinggal sebulan lagi panen tetap bisa bertahan dan hasilnya tidak terlalu mrosot. “Kami berharap ada solusi dari pemerintah. Apa yang harus kami lakukan agar hama bisa hilang,” imbuhnya. (*/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia