Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Usai Ikuti Paripurna di DPRD Jatim, Istri Emil Dardak Keguguran

19 Februari 2019, 09: 15: 03 WIB | editor : Wijayanto

SEMPAT HADIR: Wagub Jatim Emil Dardak dan istri Arumi Bachsin saat menghadiri paripurna di DPRD Jatim, Senin (18/2).

SEMPAT HADIR: Wagub Jatim Emil Dardak dan istri Arumi Bachsin saat menghadiri paripurna di DPRD Jatim, Senin (18/2). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Arumi Bachsin  mengalami keguguran dan harus dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Surabaya, Senin (18/2). Ibu dua anak yang sedang mengandung ini mengalami pendarahan sehingga harus dikuret.

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak mengaku mendapat kabar tersebut sekitar pukul 15.30 saat acara silaturahmi dengan Kapolda Jatim di Mapolda. Ia mengaku mendapat kabar dari yang mendampingi istrinya. “Saya kaget dengar kabar tersebut dan langsung ke rumah sakit,” kata Emil Dardak kepada wartawan, Senin (18/2).

Emil bercerita bahwa istrinya ikut kegiatan Paripurna Sertijab Gubernur Jatim dan Wagub Jatim di DPRD Jatim pada pagi hari tadi. “Bu Khofifah juga bilang tadi, wajah Mbak Arumi agak pucat. Selesai acara, kami kembali ke Grahadi. Mbak Arumi saya arahkan untuk kembali pulang ke rumah di Jemursari. Ternyata sampai rumah, terjadi pendarahan cukup banyak. Baru dilakukan tindakan medis di sini,” jelasnya.

Setelah mengalami pendarahan. Oleh tim dokter, langsung dilakukan operasi yang berlangsung kurang dari satu jam. “Alhamdulillah semua berjalan lancar. Sepertinya bukan karena kecapekan, Tapi memang antara usia kandungan dengan perkembangan bayi tidak sesuai harapan,” kata Emil.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga menjenguk Arumi mengaku bersyukur operasi berjalan lancar. Bahkan hari ini, Selasa (19/2), Arumi diperkirakan masih bisa mengikuti pelantikan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Jatim. “Namun, saat mengikuti prosesi pelantikan, Mbak Arumi akan mendapat pengawalan khusus agar kondisi kesehatannya tidak terganggu,” ujar Khofifah. (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia