Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Pakai Narkoba saat Bercinta, Istri Pun Kelabakan

17 Februari 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Pakar seks kondang Surabaya,dr. Susanto Suryaatmadja, MS. Sp.And pernah mengatakan, selain intensitas berhubungan, pasangan juga perlu mencoba variasi seks lain. Tujuannya satu, agar tidak terjadi kebosanan yang muaranya mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. Namun catatannya, dilakukan dengan kerelaan suami dan istri. Karena kalau tidak, alih-alih harmonis, rumah tangga bisa bubartragis. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya  

Seperti yang  terjadi pada rumah tangga Karin, 31, dan Donwori, 34. Yang harus berakhir gara-gara gaya berhubungan seks yang berseberangan. Lebih tepatnya, Karin menyerah. Angkat bendera putih. Lelah disakiti terus-menerus ketika berhubungan seks.

“Ini sebenarnya aib tapi tak ceritak-ceritakne. Suamiku suka makai (narkoba, Red) sebelum main (berhubungan badan, Red),”, kata Karin lirih, di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Kebiasaan itu sudah Donwori lakukan lama. Alasannya, dengan mengonsumsi narkoba, Donwori lebih beringas di ranjang. Kalau kata Karin, memang ada benarnya. Dulu Donwori belum apa-apa sudah kelelahan. Namun sejak mengonsumsi barang setan itu, performanya meningkat.

Masalahnya, meningkat tidak dalam konotasi positif. Tapi, sebaliknya. Karin disiksa oleh perlakuan beringas Donwori. Karena selain bersemangat, Donwori ini jadi berubah gaya berhubungannya. Yang awalnya biasa saja, kini semakin suka menyiksa.

Selain memukul dan mengikat, cekikan demi cekikan selalu dilakukan oleh Donwori.  “Yang terakhir itu, aku mikir, masak sih aku mati saat melakukan beginian. Kan memalukan, kudu jawab apa aku ke malaikat,” cerita Karin yang pernah dicekik hingga kehabisan napas oleh Donwori, ya ketika berhubungan badan.

Rupanya, narkoba tak hanya mengubah perilaku Donwori di ranjang. Tapi, juga mengubah semuanya. Dulu saat marah, Donwori lebih selow. Tapi, jangan tanya saat ini. Selain ngamuk membabi buta, Donwori juga suka main tangan.

Karena takut dengan perubahan sikap suaminya inilah, Karin sempat meminta Donwori untuk lepas dari obat-obatan terlarang. Namun agaknya, Donwori kadung kecanduan. Dia malah ngamuk sambil menyiksa  ketika Karin berupaya mengingatkan. 

Hingga akhirnya, Karin tak tahan dan memilih untuk mengajukan cerai. “Liaten ae, Mbak, mana berani dia ke sini (ngurus cerai, Red). Wong tiap hari dia sakau,” tukasnya. Tak heran kenapa Karin sendirian saja sedari tadi. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia