Rabu, 20 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tilap Uang Gandum Rp 400 Juta

16 Februari 2019, 14: 38: 35 WIB | editor : Wijayanto

BERAKHIR:  Indra Tri Tjahjono  kini meringkuk di tahanan Polrestabes Surabaya.

BERAKHIR: Indra Tri Tjahjono kini meringkuk di tahanan Polrestabes Surabaya. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Pesta pora Indra Tri Tjahjono,37, berakhir di penjara. Sebab, pria yang tinggal di Jalan Kupang Baru Gang 2, Surabaya ini diketahui menghamburkan uang sebagai sales gandum. Modusnya terbongkar setelah pihak perusahaan melakukan audit tahunan.   

Indra ditangkap di rumahnya pada Selasa (11/2) atas laporan Yeppi Wilujeng yang tak lain adalah atasan Indra.  “Total uang yang digelapkan tersangka sebanyak Rp 400 juta,” ungkap Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Agung Widoyoko. 

Agung mengatakan hasil audit banyak uang yang belum masuk atau disetorkan ke perusahaan. Kebocoran dana itu lantas diselidiki ke sejumlah klien. Anehnya tak ada klien yang merasa memiliki tunggakan. 

“Belakangan diketahui Indra lah pelakunya. Dia sengaja tak menyetorkan uang itu untuk kepentingan pribadi,” terangnya. 

Mantan Kanit Reskrim Polsek Wonokromo ini juga mengatakan Indra melakukan penggelapan tersebut dengan memalsukan nota penagihan. Mulanya dia mendatangi klien untuk menagih tunggakan, setelah dibayar kostumer diberikan nota asli sesuai jumlah nominal yang dibayarkan. 

“Namun saat setor di kantor, dia memalsukan nota dengan cara mengurangi nominal yang dibayarkan oleh kostumer. Padahal sebagian uang itu masuk kantong tersangka,” paparnya.   

Modus Indra dilakukan selama empat bulan, dalam kurun waktu itu ia sudah menggelapan uang Rp 400 juta.  Namun dari hasil pemeriksaan, Indra mengaku sudah menghabiskan uang tersebut dalam waktu satu bulan. Nyaris tidak tersisa. Dia menggunakannya untuk belanja pakaian, dugem dan jalan-jalan ke luar kota. Mulai Jogja, Malang sampai Banyuwangi.  “Dia jalan-jalan sendirian,” pungkasnya. (yua/rtn) 

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia