Minggu, 16 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Tiga Kecamatan Jadi Lahan Hijau, Perumahan Bakal Bertambah Lagi

16 Februari 2019, 14: 11: 43 WIB | editor : Wijayanto

Lahan perumahan di kawasan lingkar timur Sidoarjo

Lahan perumahan di kawasan lingkar timur Sidoarjo (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Perumahan di Kabupaten Sidoarjo terus bertambah dari waktu ke waktu. Saat ini sudah mencapai 597 perumahan yang tersebar di 15 kecamatan. Namun, jumlahnya masih memungkinkan untuk bertambah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agoes Boedi Tjahjono mengatakan, pertumbuhan perumahan tergantung pada kebutuhan pasar. Dia menjelaskan, ketersediaan lahan di Kota Delta memang terbatas. Sehingga penggunaan ruang harus memperhatikan keseimbangan wilayah.

Pada penataan wilayah, ada empat bidang yang dipertimbangkan. Yakni industri, perdagangan jasa, pertanian, dan perumahan. "Semua bidang itu harus mendapatkan luasan yang cukup," ujarnya, Jumat (15/2).

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan luasan salah satu bidang itu akan berkurang. Misalnya, pada bidang perumahan.

Saat ini, pemkab sudah mengajukan pengurangan lahan hijau. Dari 12 ribu menjadi 7 ribu. Pengurangan itu digunakan untuk memfasilitasi industri, perdagangan jasa serta perumahan.

Agoes mengatakan perkembangan Kabupaten Sidoarjo ke depan mengarah menjadi kota metropolis. Sebagai konsekuensinya, lahan pertanian berkurang. Berubah menjadi industri, perdagangan jasa serta perumahan. "Peningkatan perekonomian daerah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Permukiman Tata Ruang dan Cipta Karya Sulaksono mengatakan, jumlah perumahan di Kabupaten Sidoarjo totalnya mencapai 597 perumahan. Lokasinya tersebar di 15 Kecamatan. Jumlah itu dinilai cukup tinggi. Sebab, total luasan Sidoarjo hanya 72 ribu hektare (ha). Hampir di setiap kecamatan ada perumahan. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia