Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

330 CJH Gresik Jalani Pemotretan untuk Paspor

13 Februari 2019, 16: 35: 07 WIB | editor : Wijayanto

FOTO: Kepala Imigrasi Tanjung Perak Kantor Urusan Layanan Paspor (ULP) Gresik, Irmansyah saat memantau pemotretan paspor calon jamaah haji (CJH) Gresi

FOTO: Kepala Imigrasi Tanjung Perak Kantor Urusan Layanan Paspor (ULP) Gresik, Irmansyah saat memantau pemotretan paspor calon jamaah haji (CJH) Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan Kantor Urusan Layanan Paspor (ULP) Gresik mulai memproses paspor calon jamaah haji (CJH) 2019 asal Gresik. Tahap awal, ada 330 orang CJH yang menjalani pemotretan.

Kegiatan pemotretan paspor tidak dicampur dengan pemohon biasa. Seluruh CJH yang belum mendapatkan paspor dibuatkan di Kantor ULP Gresik. Total jumlah CJH asal Gresik yang berangkat tahun ini mencapai 2.228 orang. Sementara yang mengurus paspor baru mencapai 2.000 orang.

Pada hari pertama ratusan CJH pemohon paspor memenuhi Kantor ULP Imigrasi Gresik. Sejak pukul 07.00 mereka sudah mendatangi kantor yang berlokasi di komplek Pasar Ikan Modern Jalan Raya Ambeng-ambeng Gresik.

Untuk melayani permohonan ini, ULP Imigrasi Gresik menyediakan tenda khusus ruang tunggu bagi pemohon. Pasalnya, dalam sehari, pelayanan paspor khusus CJH sebanyak 150 orang. Ditambah lagi pemohon dari kalangan masyarakat umum.

Kepala ULP Imigrasi Gresik Irmansyah Fatriadi menjelaskan, ada sebanyak 2.000 pemohon berkas dari Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. Proses penyelesaian hingga dua pekan. "Target kami selama tiga minggu seluruh pemohon sudah mendapatkan paspor," katanya.

Dia berharap, selama proses pengurusan tidak mengalami kendala apapun. Sebab, sebelumnya pelayanan di ULP Imigrasi Gresik sempat terkendala dari jaringan. "Hari ini (Senin kemarin, Red) mulai lancar. Semoga tidak ada kendala," ungkapnya.

Didit sapaan akrbanya menyebutkan, Senin merupakan kali pertama pengurusan paspor dari Kemenag. Berkas yang diterima masih sebagian. Hanya sekitar 600 pemohon. "Kami berupaya menyelesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan," imbuhnya.

Menurutnya, dalam pengurusan paspor pihaknya menyediakan tiga loket pelayanan, dua untuk pelayanan paspor CHJ dan satu untuk umum. "setelah pelayanan pemohon paspor untuk haji sampai jam satu, kita akan buka semua bot untuk umum," ujarnya. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia