Kamis, 23 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Penerapan SNI Pasar Rakyat Dorong Daya Saing

13 Februari 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

TERUS BERBENAH: Manajemen Pasar Keputran terus berbenah untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Nampak bongkar muat sayuran di Pasar Keputran U

TERUS BERBENAH: Manajemen Pasar Keputran terus berbenah untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Nampak bongkar muat sayuran di Pasar Keputran Utara. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Badan Standarisasi Nasional (BSN) agresif menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) pasar rakyat. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kesan kumuh dan becek pada masyarakat terhadap pasar rakyat selama ini.

Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional (BSN) Zakiyah menyebutkan, SNI pasar rakyat ini disusun untuk memudahkan para pelaku pasar dalam mengelola dan membangun pasar secara profesional, serta memberdayakan komunitas pasar. 

Zakiyah menjelaskan, penerapan SNI pasar rakyat tidak hanya menguntungkan para pedagang, tapi juga menguntungkan para konsumen. Hal ini karena SNI pasar rakyat menekankan faktor kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan. 

"Kita tahu bahwa beberapa hewan dapat bersifat menularkan penyakit, seperti lalat, tikus, kecoa, bahkan nyamuk. Dalam persyaratan SNI Pasar Rakyat, hewan-hewan tersebut tidak boleh ada," ujar Zakiyah, Selasa (12/2). 

Di pasar rakyat disediakan timbangan di pintu keluar sehingga pembeli bisa melakukan pengecekan terhadap kesesuaian berat barang yang dibelinya. Hal ini juga sebagai pendorong agar para pedagang selalu mengecek kebenaran alat timbangannya.

Yang tidak kalah penting, Pasar Rakyat harus ramah bagi para Ibu menyusui. "Itulah mengapa dalam SNI pasar rakyat, disyaratkan tersedianya ruang menyusui yang nyaman dan tertutup, serta fasilitas untuk menyimpan ASI,” jelas Zakiyah. 

Total ada 34 persyaratan teknis yang harus dipenuhi untuk memperoleh sertifikasi SNI pasar rakyat. Zakiyah pun menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Danamon Peduli yang telah menunjukkan komitmennya untuk bekerja sama dengan BSN dalam merevitalisasi pasar rakyat.  

Pemerintah berkomitmen untuk memberdayakan dan meningkatkan daya saing pasar rakyat sehingga perlindungan terhadap konsumen, pedagang dan pengelola pasar juga makin baik. (cin/rud)

(sb/cin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia