Senin, 09 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya
Preserved Flower Dome

Beri Bunga sekaligus Boneka di Hari Valentine

12 Februari 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

UNIK DAN CANTIK: Livia Poulden saat menunjukkan rangkaian bunga kering yang dibentuk menyerupai Teddy Bear atau sering disebut preserved flower dome.

UNIK DAN CANTIK: Livia Poulden saat menunjukkan rangkaian bunga kering yang dibentuk menyerupai Teddy Bear atau sering disebut preserved flower dome. (ISMAUL CHOIRIYAH/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Perayaan Valentine sebentar lagi. Masih bingung mau memberikan bunga atau boneka kepada yang terkasih? Mengapa tidak jika bisa dapat dua-duanya. Memahami keinginan konsumen, florist Livia Poulden memberikan alternatif kado valentine berupa preserved flower dome. 

Preserved flower dome sendiri merupakan rangkaian bunga kering yang dibuat menyerupai boneka beruang. Uniknya, boneka itu kemudian diletakkan di dalam tabung kaca berukuran setengah lingkaran. Preserved flower dome hadir dalam tiga pilihan ukuran, 30, 40, dan 60 sentimeter dengan warna merah dan abu-abu. “Bunga yang saya gunakan adalah preserved moss (bunga moss yang telah diawetkan, Red),” paparnya, Senin (11/2).

Jika ingin memberikan kado yang lebih besar, kastamer juga bisa memilih boneka berukuran paling besar, yakni 80 sentimeter. Berbeda dengan rangkaian yang lebih kecil, rangkaian bunga berukuran jumbo ini dibuat dari artificial petals atau kuntum bunga palsu. “Untuk yang berukuran besar juga tidak kami letakkan dalam dome, karena gak ada dome-nya,” paparnya. 

Livia menjelaskan, sebenarnya rangkaian bunga berbentuk Teddy Bear ini sudah mulai booming sejak 2015 lalu. Tapi dibuat dari bunga asli. Namun karena bunga asli tidak tahan lama, ia pun berinovasi dengan bunga yang diawetkan. 

Rangkaian bunga dengan bunga kering ini tentu saja lebih ekonomis karena bisa tahan lebih lama. Perawatannya pun cukup mudah karena tidak perlu disiram. Asalkan disimpan di tempat yang jauh dari matahari dan lembab, bunga ini akan tahan hingga tiga tahun. “Akan semakin awet jika diletakkan di dalam dome yang kedap udara,” lanjutnya. 

Namun jika salah perawatan, bunga kering ini pun akan berubah warna dan membusuk. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia