Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Korsleting Listrik, Tiga Rumah dan Warung Terbakar di Perak Utara

11 Februari 2019, 23: 32: 48 WIB | editor : Wijayanto

MENYALA: Api terlihat membakar ruang tamu rumah di Jalan Teluk Kumai Barat, Perak Utara, Pabean Cantikan.

MENYALA: Api terlihat membakar ruang tamu rumah di Jalan Teluk Kumai Barat, Perak Utara, Pabean Cantikan. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Empat bangunan di Jalan Teluk Kumai Barat, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan,  terbakar. Keempat bangunan tersebut berupa tiga rumah dan satu warung. Api berhasil dipadamkan hingga sebagian dari bangunan rumah saja yang hangus. Namun bangunan warung ludes dilalap api. Kejadian ini berlangsung pada Minggu (10/2) pukul 04.00.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya Bambang Vistadi mengungkapkan, kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 04.06. Lima menit kemudian mobil pemadam kebakaran sudah berada di lokasi dibantu mobil pemadam milik PT Pelindo III. Namun, saat petugas datang api sudah membakar tiga rumah yang berdempetan di lokasi tersebut. "Kami luncurkan 14 unit mobil PMK ke lokasi, bantuan ada tiga unit dari Pelindo," terangnya.

Pemadaman langsung dilakukan di lokasi, namun sebuah warung yang berada di lokasi tidak bisa terselamatkan dan harus terbakar 100 persen. Sedangkan tiga rumah lain tidak sampai habis terbakar. Satu rumah milik Abidin mengalami kebakaran 30 persen di ruang tamu tamu dan atapnya sementara dua rumah.lain hanya atapnya saja. "Api sempat merambat lagi namun kami langsung lakukan pembasahan di rumah lainnya yang belum terimbas," katanya.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Dimas Ferry Anuraga mengatakan, pihaknya masih menyelidiki asal api tersebut. Dugaan penyebab kebakaran dimungkinkan karena korsleting listrik. Dikarenakan saat kejadian tidak ada kegiatan sama sekali dan penghuni baru tahu saat api sudah muncul. "Masih kami selidiki lagi penyebabnya, pemiliknya juga sudah kami minta keterangan. Tidak ada korban namun terkait kerugian materi masih diselidiki," tuturnya. (gun/rtn)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia