Kamis, 25 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Air Soft Surabaya Club: Tak Ada Yang Mahal untuk Hobi

11 Februari 2019, 01: 07: 01 WIB | editor : Wijayanto

LATIHAN:  Pistol dan senapan air soft yang digunakan anggota Air Soft Surabaya Club ini terbilang lumayan mahal. Untuk memiliki seluruh perlengkapan t

LATIHAN: Pistol dan senapan air soft yang digunakan anggota Air Soft Surabaya Club ini terbilang lumayan mahal. Untuk memiliki seluruh perlengkapan tak jarang merogoh kocek hingga puluhan juta. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Meskipun terbilang hanya mainan, namun untuk memiliki unit air soft gun beserta perlengkapan lainnya, terbilang cukup menguras kantong. Untuk jenis pistol saja harganya kisaran Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per unit.

Itu hanya pistol biasa tanpa ada aksesoris tambahan, seperti laser atau berbahan metal. Ada beberapa pistol yang berbahan plastik saat dibeli pertama kali. Ini membuat pemiliknya harus kembali melakukan modifikasi.

Brigadir Dedy Anggoro, salah satu anggota Air Soft Surabaya Club mengatakan, untuk pistol yang dimilikinya ia harus mengganti keseluruhan bodi dengan metal. Air soft gun yang dimilikinya menyerupai senjata api jenis Glock. Ia melakukan beberapa modifikasi untuk senjatanya ini, salah satunya agar lebih nyaman dan enak digunakan.

Bahkan, ia tidak hanya memodifikasi penampilan pistolnya saja, namun juga bagaimana saat peluru plastik keluar dari pistolnya tersebut. "Kalau untuk modifikasi menambahkan assesoris agar SMA seperti senjata aslinya sampai Rp 5 juta hingga Rp 8 juta," kata Dedy.

Belum lagi perlengkapan lain. Dedi juga memiliki air soft gun berbentuk  laras panjang. Untuk senapan ini,  ia juga melengkapi diri dengan rompi anti peluru dan asesoris lainnya. Untuk rompi, ia mengaku bagian depannya bukan seperti aslinya yang menggunakan plastik besi. Tapi hanya sebuah gabus.

Ia juga memiliki sabuk untuk tempat pistolnya. Belum lagi sarung tangan yang harus dimiliki. Apalagi, perlombaan tahun ini akan mewajibkan pesertanya menggunakan rompi hingga helm untuk lebih safety.

Ia mengaku, untuk keseluruhan perlengkapan tersebut bisa menghabiskan puluhan juta. Rompi yang lengkap dengan assesoris HT dan lainnya bisa mencapai Rp 10 juta. Belum lagi, untuk helm yang dilengkapi teropong hingga senter bisa menghabiskan uang sampai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta.

Itu belum termasuk keperluan lain, seperti gas untuk senapan peluru plastik. "Tidak mahal kalau untuk hobi yang positif seperti ini. Saya juga beli tidak langsung semua, tapi bertahap selama tujuh tahun saya ikut. Kalau diestimasi lengkap seharga Yamaha N-Max lah," ujarnya.

Tidak semua anggota klub tersebut berduit. Ia mengatakan, ada trik khusus sebenarnya untuk mendapatkan perlengkapan dengan lebih murah, namun tetap nyaman dan masih bisa digunakan.

Ia mengaku bergabung bukan untuk gaya-gayaan. Apalagi ada larangan untuk menunjukkan benda tersebut di muka umum dan harus disimpan tertutup. "Saya intinya untuk menyalurkan hobi saja, tidak ada kata mahal untuk hobi. Selama kita senang dan positif," terang anggota Polsek Gedangan ini. (gun/opi)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia