Selasa, 19 Feb 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Tunggu Perbup, Jukir di Gresik Belum Gajian

10 Februari 2019, 17: 55: 34 WIB | editor : Wijayanto

BELUM DIGAJI: Para jukir hingga saat ini belum menerima gaji sesuai dengan janji Dishub Kabupaten Gresik.

BELUM DIGAJI: Para jukir hingga saat ini belum menerima gaji sesuai dengan janji Dishub Kabupaten Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik memang telah menyiapkan anggaran untuk menggaji para juru parkir (jukir). Namun, sampai saat ini anggaran tersebut belum bisa dicairkan lantaran Peraturan Bupati (Perbup) belum turun. Dishub saat ini masih menunggu perbup selesai diproses Bagian Hukum.

Dari data yang berhasil dihimpun, anggaran yang disiapkan Dishub untuk memberikan gaji kepada jukir nominalnya sekitar Rp 2,04 miliar. Pembagiannya akan menggunakan skema 60-40 dari total perolehan pendapatan. Yakni, 60 persen untuk pemerintah dan 40 persen untuk jukir. Dari angka 40 persen tersebut masih dibagi 10 persen untuk koordinator jukir dan 30 persen untuk jukir

Sekertaris Dishub Kabupaten Gresik AH Sinaga membenarkan jika gaji untuk jukir belum bisa dibayarkan. Sebab, perbup belum turun. “Iya, kami masih menunggu perbup selesai diproses Bagian Hukum,” ujarnya.

Dikatakan, terkait apakah gaji jukir untuk Januari dan Februari bisa rapel, pihaknya belum berani memastikan. Sebab, pihaknya masih menunggu bagaimana juknis di dalam perbup tersebut. “Kami lihat perbupnya dulu nanti seperti apa,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkab Gresik Nur Lailie Indah K mengatakan untuk perbup perubahan tarif retribusi jasa umum memang belum selesai. Saat ini masih dilakukan proses pemberkasan. “Iya, belum masih kami proses,” ujarnya.

Namun, pihaknya belum tahu pasti apakah perbup tersebut juga mengatur terkait pemberian gaji untuk para juru parkir. “Coba nanti saya cek lagi perbupnya seperti apa,” imbuhnya.

Sebagai catatan, dengan diberikannya anggaran untuk gaji jukir target pendapatan parkir tepi jalan dinaikan dua kali lipat dari tahun 2018 lalu. Yakni, sekitar Rp 5,057 miliar. Dengan rincian, untuk target parkir tepi jalan sebesar Rp 4,357 miliar dan parkir khusus sebesar Rp 700 juta. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia