Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Tambah TPS 3R di Tawangsari, Targetkan Residu 30 Persen ke TPA

08 Februari 2019, 17: 54: 27 WIB | editor : Wijayanto

REDUKSI SAMPAH: Salah satu mesin pengayak pupuk yang dimiliki TPS 3R Desa Tawangsari, Kecamatan Taman.

REDUKSI SAMPAH: Salah satu mesin pengayak pupuk yang dimiliki TPS 3R Desa Tawangsari, Kecamatan Taman. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Pengelolaan sampah di Kabupaten Sidoarjo terus digenjot. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) meresmikan TPS 3R di Desa Tawangsari, Kecamatan Taman. Harapannya, TPS 3R ini bisa mengurangi sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Staf Bidang Kebersihan DLHK Sidoarjo Indah Yulianti mengatakan, sebelum TPS 3R di Tawangsari ini dibuka sudah dilakukan beberapa tahapan. Mulai dari prasosialisasi hingga sampling. Sebenarnya ada delapan desa yang diusulkan dibangun TPS 3R. Namun, hanya Desa Tawangsari yang memenuhi syarat.

Indah menjelaskan, Desa Tawangsari menjadi salah satu wilayah yang diusulkan bukan tanpa sebab. Alasannya, di desa tersebut, tepatnya di Sungai Pelayaran adalah tempat berkumpulnya sampah. "Sampahnya banyak, sehingga sangat memerlukan pengolahan," katanya.

Indah menegaskan, pengelolaan sampah harus melibatkan masyarakat. Tujuan didirikannya TPS 3R ini juga untuk memtivasi dan mengajak masyarakat untuk mengolah sampah dengan baik. Sehingga tidak terjadi penumpukan sampah di TPA.

Sementara itu, Kepala DLHK Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, secara umum pengelolaan sampah dari rumah tangga ke TPS, lalu ke TPA. Tidak ada pemilahan dan pengolahan sampah. Sehingga sampah ditumpuk di TPA Jabon.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sedikit demi sedikit volume sampah di TPA harus dikurangi. Caranya dengan mengolah sampah. "TPS 3R itu menjadi tempat mengolah sampah," ujarnya.

Dalam mengolah sampah dilakukan pemilahan terlebih dahulu. Sampah basah menjadi kompos, sampah kering menjadi bisnis, dan sisanya residu yang dibuang ke TPA. Di TPS 3R ini pengolahan dilakukan secara manual. "Target kami 30 persen residu yang dibuang ke TPA," pungkasnya. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia