Minggu, 21 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya
Revitalisasi Kota Tua

Kurang Aktif, Banyak Pemilik Bangunan Belum Pilihan Warna

08 Februari 2019, 07: 40: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

OPTIMISTIS SESUAI TARGET: Kawasan Pecinan Kembang Jepun. Dari 140 bangunan di Jalan Kembang Jepun, baru 25 pemilik/pengelola yang sudah melaporkan pil

OPTIMISTIS SESUAI TARGET: Kawasan Pecinan Kembang Jepun. Dari 140 bangunan di Jalan Kembang Jepun, baru 25 pemilik/pengelola yang sudah melaporkan pilihan warna untuk pengecatan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Surabaya – Sejak sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada 28 dan 29 Januari lalu, masih sedikit pemilik atau pengelola bangunan di kawasan Kota Lama, yakni di kawasan Jalan Kembang Jepun dan Jalan Karet yang memilih mockup yang telah diberikan pemkot.

Upaya pemkot untuk segera menyelesaikan proses revitalisasi tersebut kurang ditanggapi cepat oleh pemilik atau pengelola bangunan. Tercatat baru 25 pemilik bangunan di Jalan Kembang Jepun dari total 140 bangunan dan 15 pemilik bangunan dari total 117 bangunan di Jalan Karet yang telah memutuskan pilihan mockup persetujuan warna. “Baru sebagian kecil yang sudah menentukan dan melaporkan pilihannya”, terang Kepala Seksi Pemeliharaan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya Anggoro Himawan kepada Radar Surabaya, Kamis (7/2).

Terhitung dua minggu sejak sosialisasi, pemkot menargetkan minggu ini sudah mulai pengecatan. Karena pemilik atau pengelola bangunan diminta menyerahkan formulir persetujuan warna paling lambat dua hari setelah sosialisasi atau Kamis (31/1) lalu. Mockup yang sudah masuk saat ini masih proses pemesanan cat ke perusahaan yang bekerja sama dengan pemkot. Butuh waktu sekitar dua minggu hingga cat tersebut tersedia. Sebenarya, dari formulir persetujuan tersebut belum semua beres. Meskipun sudah mengajukan formulir, beberapa pemilik atau pengelola bangunan perlu di konfirmasi ulang, sebab kurangnya ketegasan dalam pemilihan warna. Hanya menulis putih dan bahkan ada yang tidak mengisi kolom pilihan warna. 

Pemkot tetap optimistis, revitalisasi selesai sesuai target. Pengecatan akan dikerjakan berdasar urutan pengumpulan formulir persetujuan warna. “Untuk Jalan Kembang Jepun kita targetkan selesai sebelum Festival Rujak Uleg atau pertengahan Maret. Untuk Jalan Karet kita targetkan bulan Mei selesai. Untuk proses pendekatan kita serahkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kita hanya meneruskan pemesanan cat,” pungkas Anggoro. 

Oleh sebab itu pihaknya berharap para pemilik atau pengelola bangunan lebih kooperatif dengan segera menyerahkan pilihan warna dari mockup yang sudah diberikan pihak pemkot. (rpp/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia