Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Diterjang Kapal Gili Iyang, Dermaga Bawean Ambrol

07 Februari 2019, 12: 56: 40 WIB | editor : Wijayanto

MIRING: Dermaga kapal barang Pelabuhan Bawean hampir roboh setelah diterjang Kapal Gili Iyang.

MIRING: Dermaga kapal barang Pelabuhan Bawean hampir roboh setelah diterjang Kapal Gili Iyang. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

BAWEAN – Transportasi Pulau Bawean kembali bermasalah. Kali ini giliran kapal barang yang dipastikan tidak bisa berlayar. Penyebabnya pelabuhan di Bawean mengalami kerusakan setelah ditabrak Kapal Gili Iyang.

Kerusakan dermaga terjadi disalah satu breasting dolphin yang digunakan untuk bersandarnya kapal. Tiang penyangga breasting dolphin hampir roboh setelah ditabrak Kapal Gili Iyang beberapa waktu yang lalu.

Camat Sangkapura Abdul Adim membenarkan hal tersebut. Memang dermaga kapal barang rusak setelah ditabrak kapal Gili Iyang. "Iya kami sudah dapat informasi terkait kejadian tersebut. Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik juga sudah mendapatkan laporan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Gresik Roni Soebiyantoro mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan adanya kerusakan dermaga Bawean. Dipastikan yang mengalami kerusakan adalah dermaga kapal barang. "Untuk kapal penumpang tidak ada masalah. Dan dipastikan tidak terganggu," ungkap dia.

Dikatakan, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan Dishub Jatim dan PT ASDP selaku pemilik kapal Gili Iyang. Mereka siap untuk melakukan perbaikan karena kerusakan disebabkan kapal mereka. "Kami langsung tindaklanjuti permasalahan tersebut," terangnya.

Namun, pihaknya belum tahu seberapa jauh tanggung jawab yang akan dilakukan PT ASDP. Sebab, biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki pelabuhan sangat mahal. "Mencapai miliaran. Makanya nanti akan kami komunikasikan lagi," kata dia.

Menurut dia, untuk sementara penanganan yang dilakukan adalah dengan merobohkan breasting dolphin yang mengalami kerusakan. Sehingga, dermaga bisa difungsikan kembali. "Di dermaga tersebut ada 3 breasting dolphin. Yang rusak hanya satu. Jadi itu yang akan kami robohkan. Biar yang dua bisa difungsikan," ungkapnya.

Ditambahkan, untuk perbaikan secara menyeluruh nanti akan dibahas lagi. Pihaknya akan menyampaikan hal itu kepada tim anggaran pemkab. Kalau Gresik sanggup nanti akan dilakukan perbaikan. "Tetapi kalau tidak, nanti kami akan komunikasi dengan Dishub Jatim untuk meminta bantuan Kemenhub," imbuhnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia