Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Nyamar Petugas PLN, Janjikan Subsidi Listrik, Gondol Perhiasan

07 Februari 2019, 11: 47: 36 WIB | editor : Wijayanto

DICURI: Kamar tempat korban menyimpan perhiasan yang diobok-obok penipu.

DICURI: Kamar tempat korban menyimpan perhiasan yang diobok-obok penipu. (VEGA DWI ARISTA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SDIOARJO – Banyak modus dilakukan pelaku untuk mencuri barang milik korban. Salah satunya dialami oleh Nanik Iswinarni, 64, warga Mongindisi gang III, Kelurahan Sidoklumpuk, Kecamatan Sidoarjo.

Dua orang pelaku yang mengaku sebagai petugas PLN, menggondol perhiasan korban. Mereka masuk ke rumah berpura-pura mencatat identitas korban.

Kedua pelaku juga menginformasikan akan ada subsidi listrik hingga 40-60 persen bagi pelanggan yang sudah didata. “Pelaku dua orang pakai baju biasa,” kata Nanik saat ditemui di rumahnya.

Dia mengungkapkan, pencurian tersebut dilakukan pada Jumat (1/2) siang. Dua orang masuk ke rumah untuk mendata dirinya menggunakan alat. Satu pelaku mengajaknya ke belakang untuk mendeteksi datanya masuk ke alat tersebut. “Ngaku namanya Saiful. Dia ngajak ngobrol saya terus,” ujarnya.

Sedangkan pelaku satunya, mengaku memeriksa jaringan listrik hingga masuk ke sejumlah kamar korban. Korban yang tidak curiga kemudian meladeni pertanyaan yang dilontarkan oleh Saiful.

Nanik menambahkan, setelah selesai memeriksa di sejumlah kamar, pelaku kemudian pamit. Mereka tergesa-gesa karena mengaku akan salat Jumat. “Pelaku satunya ada kumis tebal pakai motor matik,” terangnya.

Selang beberapa jam, Nanik baru sadar. Salah satu kamarnya diobrak-abrik. Perhiasan berupa kalung, gelang dan cincin raib. Perhiasan dengan total sekitar 30 gram hilang digondol pelaku. “Saya kaget dan lemes,” keluhnya.

Ketua RT 9/RW 3 Kelurahan Sidoklumpuk Joko Sulistiawan mengatakan, kaget mendengar kabar penipuan yang menimpa warganya. Meski tidak dilaporkan ke polisi, namun dirinya berharap warga bisa mengantisipasi sejak awal.

Sementara itu, Kapolsek Sidoarjo Kompol Roschulullah mengatakan, meski tidak ada laporan terkait kejadian tersebut, namun dirinya tetap memonitor. Dirinya berharap warga waspada dengan orang tidak dikenal. “Harus waspada. Penipu mengaku apa saja untuk dapat masuk ke rumah korban,” jelasnya. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia