Rabu, 19 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Es Krim Lucu Berbentuk Cupid Babi hingga Pudding Ikan Koi

07 Februari 2019, 06: 30: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

YUMMY: Naning  menikmati menu es krim dengan bentuk ikan koi yang bernuansa Imlek, di gerai es krim di Jalan Yos Sudarso, Rabu (6/2). Cupid Fall in Lo

YUMMY: Naning menikmati menu es krim dengan bentuk ikan koi yang bernuansa Imlek, di gerai es krim di Jalan Yos Sudarso, Rabu (6/2). Cupid Fall in Love jadi menu es krim spesial untuk Valentine. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA -  Kemeriahan Imlek belum usai. Banyak restoran masih setia menghadirkan menu spesialnya. Tak ketinggalan Zhangrandi ice cream di Jalan Yos Sudarso ini. Turut memeriahkan Imlek, Zhangrandi menghadirkan dua sajian dine in spesial, yakni Prosperous Wish dan Cupid Fall in Love. 

Menariknya, menu spesial Imlek ini juga digabungkan dengan menu spesial Valentine. Menghadirkan es krim Cupid Fall in Love, yang nampak manis dengan nuansa cinta dan menggabungkan es krim berbentuk babi, melambangkan tahun babi tanah 2019 ini. 

Manager Food and Beferage Zhangrandi Simon Cristian menjelaskan, es krim Cupid Fall in Love memiliki taste manis dengan es krim rasa rasberi. Dilengkapi dengan pudding karamel dan selai stroberi sebagai penyeimbang. “Sebagai gimmick-nya kita berikan garnish coklat berbentuk hati dan panah untuk memperkental kesan Valentine,” paparnya, Rabu (6/2).

Sementara Prosperous Wish memiliki cita rasa lebih creamy dengan es krim rasa vanilla. Platting-nya begitu cantik dengan garnish dari peach berbentuk bunga di atasnya. Di bagian sisi es krim ditambahkan jeli berbentuk ikan koi, melambangkan harapan kemakmuran di tahun baru. “Kalau ini es krimnya bisa disesuaikan selera, ada stroberi, moka, cokelat, dan paling favorit rasberi,” paparnya. 

Simon menjelaskan, sebenarnya es krim Prosperous Wish adalah menu tahun lalu yang dikeluarkan kembali karena banyak peminatnya. 

Ia menjelaskan, alasan Zhangrandi menggabungkan menu spesial Imlek dan Valentine karena jarang-jarang dua berayaan ini bertemu di bulan yang sama. “Dan sepertinya hype-nya valentine tahun ini tidak semeriah Imlek, maka kita gabungkan,” ujarnya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia