Rabu, 21 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Kebun Raya Mangrove, Baru 30 Persen, Sudah 13 Ribu Pohon Ditanam

06 Februari 2019, 07: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

BELUM RAMPUNG: Salah satu fasilitas bagi pengunjung yang ada di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar. Meskipun pengerjaan masih 30 persen, namun antusiasm

BELUM RAMPUNG: Salah satu fasilitas bagi pengunjung yang ada di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar. Meskipun pengerjaan masih 30 persen, namun antusiasme warga cukup tinggi untuk berwisata di sana (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Realisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membuat Kebun Raya Mangroove di Gunung Anyar sudah mencuri perhatian wisatawan meski pembangunan masih mencapai 30 persen. Saat ini memang masih dalam tahap pembangunan, tetapi saat ini sudah terdapat 13 ribu pohon mangrove yang sudah ditanam.

Hal tersebut diungkapkan oleh Penjaga Harian Wisata Kebun Raya Mangroove Gunung Anyar Dramang. Menurutnya, wisata ini memiliki daya tarik tersendiri untuk pengunjung, karena nantinya akan banyak wisata yang disediakan seperti wisata perahu, spot foto, jogging track dan berbagai jenis pohon mangrove. 

Rencananya pembangunan kawasan wisata Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar seluas kurang lebih 23 hektar, akan tetapi untuk saat ini yang baru bisa dinikmati pengunjung masih di tiga hektar saja. “Sekarang masih proses pengerjaan, karena minimnya tenaga. Seperti jalan jembatan bambu di beberapa titik baru bisa dikerjakan minggu depan,” jelas Dramang, Selasa (5/2).

Dramang menambahkan, lambatnya proses pembangunan ini disebabkan karena tenaga kerja yang sedikit, jadi harus bertahap. Sehingga pengunjung harus memaklumi dan bersabar dalam prosesnya. Adapun jenis pohon yang sudah ditanam meliputi cemara udang, mangrove tanjam, mangrove nyiri mluccensis, nyiri granatyum buta-buta, api-api putih, api-api jambu dan lain-lain.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pernah mengatakan, pembangunan wisata Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar akan dibuat konsep yang berbeda dari mangrove lainnya. Pemkot mencanangkan penanaman kurang lebih 26 jenis mangrove untuk menarik perhatian burung endemik Eropa dan Australia.

“Nah jika kita bisa mendatangkan burung tersebut kami bisa mengukur kesuburan dan keasrian kawasan tersebut,” tambahnya.

Rencana ini dilakukan, lanjut Risma, agar Kota Surabaya menjadi kota yang ramah lingkungan dan ramah untuk segala macam satwa. Karena nantinya di kawasan ini menjadi salah satu kawasan yang dikunjungi satwa unggas berasal dari berbagai belahan dunia.

Penanaman mangrove di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) kini sedang difokuskan di Gunung Anyar Tambak. Sebab, lokasi ini menjadi salah satu titik prioritas Kebun Raya Mangrove yang sedang mulai digarap pada tahun ini. Ia menjelaskan, ada lahan 100 hektar dan akan terus di bebaskan untuk di jadi kebun raya mangrove.

“Jadi ini akan jadi kawasan untuk kebun raya mangrove. Oleh karena itu, kita fokus di kawasan ini untuk program penanaman mangrovenya,” tandasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia