Selasa, 15 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Tusuk Konde, Hair Clip dan Bando Khas Imlek

03 Februari 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

KHAS IMLEK: Charlize Cahyadi (berdiri), memasangkan headpiece kreasi tangan kepada Joselyn Velixia, karya Megawati Tan dengan tema Imlek, di rumah mod

KHAS IMLEK: Charlize Cahyadi (berdiri), memasangkan headpiece kreasi tangan kepada Joselyn Velixia, karya Megawati Tan dengan tema Imlek, di rumah mode kawasan Surabaya Timur, Sabtu (2/2). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Tak hanya cheongsam, aksesoris kepala atau headpice merupakan aksesoris penunjang agar tampil maksimal saat perayaan imek. Apalagi saat ini, variasi headpiece ada banyak sekali. Seperti kreasi tangan dari Megawati Tan. Dengan tangan terampilnya, ia merangkai berbagai aksesoris  menjadi berbagai aksesoris mulai dari tusuk konde, hair clip hingga bando.

Menyesuaikan dengan tema imlek, aksesorisnya ini juga ia buat dengan dominasi warna merah dan emas. Tak hanya menggambarkan kemakmuran dan kekayaan, tapi juga menawarkan kecantikan dan keeleganan. 

Tusuk konde merupakan aksesoris yang selalu ia buat setiap tahunnya. Tusuk konde ini biasanya dikenakan untuk anak dewasa dengan detail glamor dan elegan. Didominasi dari bentuk pita hingga bunga-bungaan. lengkap dengan detail cantik dari renda dan tussle. 

Sementara untuk anak-anak, ia mengkreasikan hair clip yang lucu.  Dengan penambahkan pernik kecil seperti boneka babi, jeruk, hingga pita-pitaan di atasnya.“ Karena biasanya momen imlek digunakan untuk berkumpul dengan keluarga, makanya membuat sesuatu agar anak-anak terlihat makin menggemaskan di depan orang tuanya,” ujarnya. 

Sementara untuk mereka yang inin tampil lebih tradisional, Ibunda dari model Charlize Cahyadi ini juga membuat bando yang menyerupai mahkota puteri cina pada masanya. Namun terlihat cantik dan modern dengan penambahan detail seperti bulu-buluan dan bunga-bungaan. 

Megawati menjelaskan, ia juga bisa membuat berbagai aksesoris sesuai pesanan dari kastamer. Mau dibuat dari bebatuan ataupun aksesoris tambahan, ia bisa membuatnya.

Awalnya, membuat aksesoris imlek hanyalah sebatas hobi bagi Mega. Namun lama kelamaan, berkembang karena banyak yang menyukai hasil kerajinan tangannya. Dan kini, usahanya ia jual di media sosial. “ Ya dulu awal-awal, pelanggan ya dari ibu-ibu temen modelnya Carlize ini, sekarang berkembang,” tukasnya.(is/nug)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia