Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Setelah Pensiun, Suami Minta 'Dilayani' Setiap Hari

29 Januari 2019, 04: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Setelah pensiun, Donwori tak punya aktivitas berarti. Alhasil, ia pun mencari kesibukan lain dengan 'mengganggu' istrinya, Karin. Setiap hari, tak peduli pagi atau pun malam, Donwori selalu minta dilayani. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya 

Sayangnya, fisik Karin sudah tidak kuat untuk meladeni Donwori. Alhasil, ia menyerah dan memilih berpisah.

 "Dia mintanya setiap hari, gak ngerti wayah. Aku yang sudah gak ngatasi," curhat Karin dengan nada yang sedikit dikecilkan, di kantor pengacara, dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, pertengahan pekan lalu.

Karin sendiri paham, melayani suami adalah kewajibannya. Namun, kalau sudah berlebihan seperti itu, ia sendiri yang tidak kuat. Apalagi, bisa dibilang fisiologis tubuhnya sudah tak lagi sama seperti dulu. Sehingga merasakan berhubungam badan yang normalnya menyenangkan, jadi menyakitkan.

" Itu (alat kelamin, Red) sudah gak kayak dulu. Sudah kering, sakit kalau dipakai terus-terusan," lanjutnya, blak-blakan. 

Ditambah, setelah melewati masa menopouse, Karin ngaku sudah kehilangan gairah untuk bercinta. Selama ini, Karin meladeni Donwori hanya untuk menggugurkan kewajiban. Bukan untuk kesenangannya sendiri. Ya jangan disamakan dengan laki-laki yang sampai kapan pun always on, katanya.

Sebenarnya, perempuan berusia 54 tahun ini mengaku, kalau cinta, dia memang masih cinta. Tapi, cinta saja tak cukup untuk membuatnya bertahan. Harus ada pengertian, kalau kata Karin. Sayangnya, Donwori jauh dari kata pengertian. Sudah berkali-kali Karin mengusulkan agar diberi jeda. Jangan mintanya setiap hari. Eh dia malah diamuk.

"Apa tidak telat Bu kalau mau bercerai. Sudah  jadi kakek nenek? Maaf, tidak malu dengan anak cucu ta?" tanya Radar Surabaya hati-hati, takut menyinggung. 

Dan Karin pun menjawab singkat. Katanya, justru ia yang malu kalau diterus-teruskan. "Aku malah malu dilihat anak cucu keramas tiap hari, " ujar warga Kalisari ini, singkat. 

Menurut nenek dua cucu itu, ia sendiri heran dari mana Donwori bisa mendapatkan semangat berlebih itu. Karena sudah puluhan tahun menikah, suaminya ini tak pernah sesemangat itu. Bisa dikatakan sih, paling pol seminggu hanya sekali. Ya baru-baru ini saja Donwori mintaan terus. Gara-garanya, Donwori sudah pensiun sehingga punya waktu luang yang banyak.  Ndilalah kok  tak punya hobi dan kesibukan lain. Alhasil, Karin lah yang jadi korbannya. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia