Rabu, 20 Feb 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik

Akui Bersalah, Wabup Trenggalek Siap Terima Sanksi

28 Januari 2019, 17: 35: 18 WIB | editor : Wijayanto

AKUI SALAH: Wakil Bupati Trenggalek M Nur Arifin (dua dari kiri) saat hadir dalam forum diskusi di Rumah Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto, Jalan P

AKUI SALAH: Wakil Bupati Trenggalek M Nur Arifin (dua dari kiri) saat hadir dalam forum diskusi di Rumah Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto, Jalan Peneleh VIII Surabaya. (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Wakil Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin mengakui perbuatannya tidak menjalankan aktivitas pemerintahan tanpa izin adalah salah. Menurutnya ia siap menerima sanksi atas apa yang dilakukannya.

"Saya tahu ini bukan contoh yang baik. Saya sudah kirim surat ke Menteri Dalam Negeri," ujar pria yang akrab disapa Gus Ipin saat menjadi pembicara dalam forum diskusi yang berlangsung di Rumah Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto, Jalan Peneleh VIII Surabaya, Sabtu (26/1) malam.

Gus Ipin menjelaskan saat itu ia berangkat melakukan perjalanan ke Eropa tanpa izin karena tidak ingin kehilangan momen penting. Menurutnya, keberangkatannya ke Eropa adalah untuk memenuhi undangan dari sejumlah warga Indonesia yang sukses menjalankan masing-masing profesinya di negeri orang.

Ia mengaku sebenarnya menunggu undangan resmi untuk pengajuan izin ke atasan.  Namun, undangan tersebut menurutnya tidak kunjung datang. "Undangan resmi itu akhirnya datang hanya selang tiga hari menjelang kegiatan berlangsung. Sedangkan menurut aturan yang berlaku, pejabat negara harus mengajukan izin paling lambat selama 18 hari sebelumnya," jelasnya.

Ia mengatakan keputusan untuk berangkat tanpa izin dan menggunakan biaya pribadi sudah dipertimbangkannya. Menurutnya, momen untuk memenuhi undangan bertemu dengan sejumlah warga Indonesia di Eropa ini sangat berharga.

"Mereka yang saya temui adalah lulusan dari berbagai universitas di Eropa, ada yang dari Oxford, Munchen, dan lain sebaginya. Mereka tidak mau pulang ke Indonesia karena tenaganya sangat dihargai di luar negeri. Saya bisa menggali ilmu dari mereka untuk diterapkan di Trenggalek," jelasnya.

Gus Ipin menyatakan telah mengajak orang-orang hebat asal Indonesia yang ditemuinya di Eropa itu untuk menjadikan Kabupaten Trenggalek sebagai laboratorium. "Saya punya keyakinan jika orang-orang hebat ini bisa melakukan sesuatu dengan mengakselerasikan masing-masing ilmunya di Trenggalek," pungkasnya. (mus/rud)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia