Selasa, 17 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Ombak ke Bawean Tinggi, Dishub Minta Bantuan Kapal

26 Januari 2019, 20: 38: 52 WIB | editor : Wijayanto

BANTUAN: Dishub berencana meminta bantuan kepada PT DLU untuk mengirim kapal mengangkut penumpang ke Bawean.

BANTUAN: Dishub berencana meminta bantuan kepada PT DLU untuk mengirim kapal mengangkut penumpang ke Bawean. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK — Masyarakat Bawean harus bersabar untuk bisa berlayar ke daratan Gresik maupun sebaliknya. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik belum bisa mendatangkan bantuan kapal. Penyebabnya, gelombang di laut Bawean masih di atas 4 meter.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Kabupaten Gresik Roni Soebiyantoro mengatakan pihaknya masih menunggu kepasian tinggi gelombang dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). "Kami masih terus berkoordinasi dengan BMKG maupun KSOP," ujarnya.

Dikatakan, dengan tinggi gelombang di atas 4 meter, Kapal Dharma Lautan Utama (DLU) juga tidak bisa berlayar. Makanya pihaknya belum bisa mendatangkan untuk mengangkut penumpang menuju Bawean. "Tapi kami tetap mengupayakan," terangnya.

Ditambahkan, pihaknya saat ini juga masih memantau penumpang di Pelabuhan Gresik. Kalau sudah membludak pihaknya akan mengupayakan bantuan kapal. "Kami terus pantau. Sekarang belum terlalu banyak penumpangnya," imbuh dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Gresik Dapil Bawean Subki mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub dan KSOP. Ternyata ada larangan berlayar dari pemerintah pusat. "Ombaknya masih tinggi, jadi DLU juga belum bisa berlayar," kata dia.

Ditambahkan, pihaknya terus memantau gelombang serta jumlah penumpang. Kalau nanti membludak pihaknya akan kembali berkomunikasi dengan Dishub dan KSOP. "Kami pantau terus. Sambil berkoordinasi dengan Dishub dan KSOP. Yang pasti kemungkinan besar sampai 26 Januari gelombang masih tinggi," imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia