Rabu, 21 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

KSEI Permudah Investor lewat E-Proxy dan E-Voting

25 Januari 2019, 16: 12: 57 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (NET)

Share this      

SURABAYA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerja sama dengan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) agresif mendorong investor untuk menerapkan e-proxy (electronic proxy) platform dan e-voting (electronic voting) platform untuk kemudahan partisipasi investor dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan Usaha KSEI Dian Kurniasarie menyampaikan, skema e-proxy platform akan diimplementasikan di Pasar Modal Indonesia dalam waktu dekat. Layanan Jasa KSEI e-proxy platform dan e-voting platform ini dinilai sangat membantu efisiensi kinerja emiten di Jawa Timur (Jatim).

“Platform ini perlu diterapkan di Indonesia karena kondisi geografis negara Indonesia yang berbentuk kepulauan dengan domisili investor yang tersebar di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar negeri,” terangnya di Surabaya.

Dian menjelaskan, e-proxy platform dan e-voting platform merupakan aplikasi yang dapat mengakomodir kebutuhan dan memberikan kemudahan kepada investor untuk berpartisipasi pada RUPS tanpa perlu hadir secara fisik. “Kendala yang akan dihadapi investor apabila pelaksanaan RUPS dilakukan pada waktu yang bersamaan dan di lokasi yang berbeda,” jelasnya.

Penerapannya pun sudah disesuaikan dengan koridor hukum yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan data KSEI pada tahun 2018, sebanyak 73 persen investor pasar modal berdomisili di pulau Jawa, dimana mayoritas pelaksanaan RUPS berlokasi di Jakarta.

Sedangkan sepanjang 2018, tercatat dari sekitar 600 emiten yang listing di Bursa Efek Indonesia, ada sekitar 35 perusahaan yang berdomisili di Jatim dan berpotensi melaksanakan RUPS di Surabaya.

“Dari jumlah investor efek di Jatim per akhir tahun 2018 yakni 104.949 investor, yang memiliki saham di luar 35 emiten tersebut berjumlah lebih dari 52 persen. Artinya, investor tersebut harus menghadiri RUPS di luar Jatim. Oleh karena itu, e-proxy platform merupakan alternatif untuk memberikan kuasa kehadiran melalui sarana elektronik kepada pihak ketiga apabila investor tidak dapat menghadiri RUPS,” jelasnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia