Kamis, 19 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment

Greysia/Aprilyani Melaju ke Perempat Final

25 Januari 2019, 06: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (net)

Share this      

Jakarta - Greysia Polii/Apriyani Rahayu melaju ke babak perempatfinal Indonesia Masters 2018. Mereka mengalahkan ganda Taiwan, Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang lewat laga dua gim. 

Dalam pertandingan di Istora, Senayan, Kamis (24/1), Greysia/Apriyani mengalahkan Hsu/Hu 21-9 dan 21-18. Pertandingan bergulir dengan durasi 44 menit. 

Di babak perempatfinal, Greysia/Apriyani menghadapi Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dari Thailand. Ganda putri Thailand itu melaju ke babak delapan besar usai mengalahkan pasangan Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean dengan skor 19-21, 23-21, dan 21-14. 

Ganda putri Indonesia lain, Ghea Bunga Anjani/Dinda Dwi Cahyaning juga tersingkir. Mereka dikalahkan oleh ganda putri Korea Selatan, Chang Ye Na/Jung Kyung Eun, dengan skor 21-10, 21-7. 

Di laga lain, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari kandas. Mereka dikalahkan ganda campuran dari Jepang, Takuro Hoki/Wakana Nagahara, kendati sempat mencuri kemenangan pada gim kedua 16-21, 21-19, dan 13-21. 

"Kami bersyukur atas kemenangan hari ini. Kami akan memulihkan kondisi badan dan berfokus mengembalikan stamina, tidak mau mikirin lawan besok," ujar Apriyani. 

"Puji Tuhan kondisi badan lebih enak daripada kemarin. Gim kedua berjalan lebih sulit karena kami mengakui lawan bukan lawan yang mudah, mereka kuat, pikiran kami tidak boleh turun, harus di fermorma palaing bagus. Di gim kedua itu, kami kecolongan, karena mereka pintar baca strategi kami hingga bisa memanfaatkan lapangan yang 'menang angin' sehingga serangan mereka kencang," Greysia menjelaskan.

Sementara tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito, 24 tahun,  terhenti di babak 16 besar. Dia dikalahkan pemain yang lebih muda, Anders Antonsen (Denmark).  Dalam pertandingan di Istora, Senayan, Kamis (24/1), Vito--sapaan karib Shesar Hiren Rhustavito--kandas di tangan Antonsen dengan skor 11-21, 9-21. Vito membuat banyak kesalahan sendiri di laga dengan pemain 21 tahun dari Denmark itu. 

"Dari awal saya sudah kalah di serangan. Saya berniat main reli, tapi tidak bisa mempercepat tempo. Sebaliknya, saya malahmemberikan umpan matang kepada dia untuk menyerang. Dia memang memiliki andalan bermain cepat dan menyerang," ujar Shesar setelah pertandingan.

"Di gim kedua, saya sudah mencoba main reli, tapi lawan sudah mengantisipasi sedangkan saya malah banyak melakukan kesalahan sendiri," tambah Vito. "Sebetulnya, saya sudah pelajari permainan lawan, tapi di laga tersebut, dia tampil berbeda. Biasanya, permainan depannya cepat, tapi tadi dia lebih sabar," pungkasnya.(bul/rak)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia