Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Gresik
Bupati Antar 11 Pendonor Terima Pin Emas

Sumbangkan 100 Kantong Darah, Dapat Apresiasi Presiden

24 Januari 2019, 23: 41: 32 WIB | editor : Wijayanto

PENERIMA: Bupati Sambari berfoto bersama pendonor penerima PIN emas yang akan disematkan Presideng RI di Jakarta.

PENERIMA: Bupati Sambari berfoto bersama pendonor penerima PIN emas yang akan disematkan Presideng RI di Jakarta. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

Sebanyak 11 orang pendonor darah asal Gresik bakal menerima PIN emas dari Presiden RI. Mereka adalah orang yang sudah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali.

HANI AKASAH-Wartawan Radar Gresik

PARA pendonor ini diterima Bupati Sambari Halim Radianto di ruang kerjanya, kemarin. Dengan diantar Ketua PMI Gresik Mohammad Nadjib serta pengurus, ke-11 pendonor darah menyampaikan rencana mereka ke Jakarta pada Sabtu mendatang. Kepada pendonor, Bupati Sambari menyampaikan banyak hal terkait sumbangsih para pendonor di PMI Gresik selama ini.

“Saya sampaikan terima kasih kepada anda semua sebagai pejuang kemanusiaan. Bagaimanapun sumbangsih anda ini telah banyak menyelamatkan masyarakat Gresik dan sekitarnya. Darah anda ini selain di transfusikan kep[ada masyarakat Gresik, juga diperbantukan untuk para pasien didaerah sekitar Gresik,” kata Sambari serius.

ittambahkan, stok darah yang ada di PMI Gresik selalu lebih dan bahkan di sumbangkan kepada daerah lain yang membutuhkan. “Beberapa tahun terakhir ini kebutuhan darah kita selalu tercukupi bahkan berlebih. Kelebihan ini disumbangkan kepada beberapa PMI lain. keadaan ini sangat baik bagi perkembangan dunia medis kita. Lebih baik berlebih dan disumbangkan daripada kekurangan. Selama ini kita telah berswasembada darah,” tandas Sambari.

Ketua PMI M Nadjib menyebutkan, jumlah perolehan darah pada unit PMI Gresik sebanyak 23.021 kantong. Jumlah ini melebihi dari target yaitu 22.800 kantong. Darah yang terdistribusi sebanyak 20.345 kantong.

“Kami distribusikan keseluruh rumah sakit di Kabupaten Gresik. Serta beberapa rumah sakit dari Kabupaten Lamongan, Bojonegoro, Mojokerto dan Pamekasan yang telah melakukan kesepahaman dengan kita,” kata Nadjib.

Sementara salah seorang pendonor Anamin (PNS) mengaku senang akan menerima pin emas dari Presiden. Dia mengatakan bahwa pin emas ini bukan tujuan dia rutin mendonorkan darahnya.

“Bagi saya donor darah merupakan upaya untuk hidup sehat. Bayangkan setiap tiga bulan sekali sebelum donor. Saya selalu diperiksa mulai dari tekanan darah, HB kemudian diambil darahnya. Darahnyapun juga diperiksa, apakah sehat atau tidak. Yang jelas setelah donor saya merasakan tubuh saya bertambah bugar,” ujar dia.

Hal senada disampaikan dr Sugeng Suparlan, Wakil Ketua PMI Gresik. Dia membenarkan pernyataan pendonor tersebut.

“Banyak penyakit infeksi darah yang diderita seseorang bisa dideteksi saat pemeriksaan darah donor. Misalnya hepatitis B dan hepatitis C, HIV Aids, dan Malaria,” kata dia. (*/ris)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia