Senin, 17 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Features
Tim MRI-ACT Jateng Bantu Korban Banjir Kebumen

Buka Dapur Umum dan Berikan Layanan Kesehatan Gratis

22 Januari 2019, 10: 17: 46 WIB | editor : Wijayanto

Buka Dapur Umum dan Berikan Layanan Kesehatan Gratis

KEBUMEN – Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng) langsung turun tangan untuk membantu penanganan korban banjir di Kabupaten Kebumen, Minggu (20/1). Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah ada di Desa Adiluhur dan Mangunharjo, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen.

Banjir diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kabupaten Kebumen beberapa pekan terakhir. Tingginya debit air dan jebolnya tanggul mengakibatkan sejumlah tempat mengalami banjir yang menggenangi perkampungan warga.

Karena itu, dibantu Tim Emergency Response dibantu Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) melakukan pelayanan kesehatan gratis untuk warga yang membutuhkan. "Sejak hari Kamis (17/1), kami sudah melakukan assessment di beberapa titik terjadinya banjir dan tanah longsor. Ini adalah banjir pertama yang terjadi di Kecamatan Adimulyo sejak tahun 2002," ungkap Irfan Maulana selaku koordinator relawan MRI Jawa Tengah.

Menurut dia, MRI-ACT menginisiasi pelayanan kesehatan dengan mendatangkan tim medis yang menyebar di tiga titik Posko, yakni kantor kelurahan, rumah warga dan poskamling. “Selain itu kami juga memberikan bantuan logistik serta kebutuhan mendasar lainnya," tambah Irfan.

Rizki, marcomm ACT Jawa Tengah mengatakan, perkembangan terakhir bantuan penanganan banjir di Kebumen menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Kami termasuk yang pertama turun di lapangan untuk memberikan bantuan. Kami menurunkan tiga orang tim dokter profesional dan tim relawan rescue serta tim untuk dapur umum,” paparnya.

Dari hasil pantauan tim dokter, sebagian besar warga yang datang berobat ke tim dokter mengalami gejala-gejala penyakit seperti tinea pedis (gatal-gatal akibat jamur di kaki), ISPA (infeksi saluran pernapasan atas), hipertensi, dan nyeri kepala.

Koordinator Koramil 17 Kecamatan Adimulyo Kodim 07 09 yang bertugas di Desa Adiluhur, Susanto, melaporkan bahwa banjir sudah surut meski di beberapa lokasi masih tergenang air. "Namun akibat banjir menyebabkan sawah pertanian warga rusak," katanya.

Susanto menambahkan, "Sejak terjadi banjir, layanan kesehatan gratis langsung datang dari tim MRI-ACT. Oleh karena itu kami sangat berterimakasih atas bantuan dan koordinasi dalam membantu warga," ucapnya. (tim/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia