Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dewan Tolak Bayar Proyek 2018 Pakai APBD 2019

19 Januari 2019, 23: 45: 36 WIB | editor : Wijayanto

MENUNGGU PEMBAHASAN: Teka – teki pembayaran hutang proyek 2018 masih belum ada titik terang, salah satunya proyek Alun-Alun.

MENUNGGU PEMBAHASAN: Teka – teki pembayaran hutang proyek 2018 masih belum ada titik terang, salah satunya proyek Alun-Alun. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Rencana Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik untuk membayar hutang proyek 2018 dengan mengurangi proyek pada tahun anggaran 2019 terus ditentang kalangan dewan. Kemarin, Komisi III DPRD Gresik telah menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan dewan. Pasalnya, jika pembayaran hutang dilakukan dengan mengurangi anggaran proyek 2019 bisa mengganggu rencana yang telah dicanangkan.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik Asroin Widyana mengatakan pihaknya tetap bersikukuh menolak rencana tersebut. Jangan sampai keteledoran 2018 mengganggu rencana yang telah disusun untuk 2019. “Kami sudah sampaikan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Dia mencontohkan, anggaran untuk finishing proyek Alun-Alun tahun 2019. Jika anggaran sebesar Rp 2 miliar kemudian dipotong Rp 1 miliar untuk membayar proyek 2018 bisa membuat molor penyelesaian proyek Alun-Alun itu sendiri. “Padahal kami berharap sebelum akhir tahun 2019 Alun-Alun sudah selesai dan bisa dinikmati masyarakat,” ungkap dia.

Ditambahkan, pihaknya meminta kepada pimpinan agar menggunakan rekomendasi Komisi III sebagai acuan pembahasan bersama Tim Anggaran nanti. Sebab, Komisi III telah melakukan berbagai pengawasan terhadap pelaksanaan proyek sepanjang 2018. “Termasuk soal pembayaran hutang proyek,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala DPU Kabupaten Gresik Gunawan Setiaji berencana menggunakan anggaran proyek 2019 untuk membayar hutang proyek 2018. Sehingga, kontraktor tidak perlu menunggu hingga PAK untuk menerima pembayarannya. “Ini merupakan salah satu cara yang bisa diambil. Tapi nanti tergantung keputusan yang akan diambil pemerintah,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurut dia, hampir seluruh proyek 2018 dilanjutkan pada tahun anggaran 2019. Misalnya, pembangunan Alun-Alun Gresik. Kemudian, ada pembangunan Jalan Harun Tohir. “Ada semua kelanjutnnya pada tahun 2019,” terangnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia