Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Terdesak Kebutuhan, Mama Muda Curi Kotak Amal

18 Januari 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

DIAMANKAN: Kapolsek Menganti AKP Ramadhan Nasution menunjukkan barang bukti dan pelaku pencurian kotak amal.

DIAMANKAN: Kapolsek Menganti AKP Ramadhan Nasution menunjukkan barang bukti dan pelaku pencurian kotak amal. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Berdalih terdesak kebutuhan ekonomi, Eka Apriliawati, 24 , asal Perum Kalirejo Permai C 21 Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi nekat menguras kotak amal. Namun saat beraksi di musala Langgar Dhuwur di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, perbuatannya dipergoki polisi.

Terbongkarnya kasus ini berawal saat Reskrim Polsek Menganti, Gresik mendapat informasi dari warga. Mereka mencurigai tersangka mondar-mandir di musala Langgar Dhuwur. Informasi ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Hasilnya, ternyata benar kotak amal musala sudah hilang bersamaan dengan kepergian tersangka. 

Polisi menyelidiki identitas tersangka dan menemukan keberadaanya di di tempat kos-nya tak jauh dari lokasi. Kotak amal itu ternyata disembunyikan di bawah tumpukan baju pojok kamar kos. Dengan barang bukti itu, polisi menggelandang tersangka ke Mapolsek Menganti. 

Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya mencuri kotak amal. Tidak hanya itu, tersangka juga mencuri uang di warung nasi milik Nurhayati sebesar Rp 500 ribu. Kemudian mencuri uang Rp 100 ribu milik Sukarji penjual mie ayam.

Kapolsek Menganti AKP Ramadhan mengatakan, dari hasil pemeriksaan pelaku sudah mencuri di dua tempat selain curi kotak amal di antaranya di laci warung makan dan uang yang tergeletak di warung kopi. "Saat kami periksa, tersangka mengaku uang hasil curian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," terang kapolsek.

Sementara pelaku Eka Apriliawati menuturkan, dirinya terpaksa mencuri kotak amal mushala dan uang milik warga karena buat kebutuhan sehari-hari. "Saya terpaksa mencuri karena sudah bingung dan stres," ungkapnya. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia