Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Hujan Deras Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Pikap

17 Januari 2019, 07: 50: 59 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI: Petugas gabungan dari Satpol PP, Linmas dan DKRTH Kota Surabaya, membersihkan pohon sono yang tumbang saat hujan deras dan menimpa mobil pik

EVAKUASI: Petugas gabungan dari Satpol PP, Linmas dan DKRTH Kota Surabaya, membersihkan pohon sono yang tumbang saat hujan deras dan menimpa mobil pikap di Jalan Ketabang Kali, Surabaya, Rabu (16/1). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Hujan lebat disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan menimpa sebuah mobil, Rabu (16/1). Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Perak II memperkirakan kondisi cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga pekan depan. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi di Jatim termasuk Surabaya.

“Dianjurkan bagi masyarakat supaya lebih waspada terhadap kondisi sekitar, dan lebih mawas diri jika berada di sekitar pohon yang sudah tua karena beresiko roboh. Kami imbau masyarakat yang akan beraktifitas sehari-hari untuk selalu meng-update info cuaca dari BMKG,” kata Kepala Prakirawan BMKG Maritim Perak ll, Ari Widjajanto.

Imbauan ini memang cukup beralasan. Sebab cuaca ektrem sudah menimpulkan korban. Dimana pohon Angsana atau yang biasa di sebut Pohon Sono berukuran besar di Jalan Ketabang Kali, tumbang dan menimpa satu mobil pikap bernopol B 9672 KAL. Mobil itu dikemudikan M Muad, warga Bangkalan, Madura.

Muad di lokasi kejadian menyebutkan, kondisi saat kejadian hujan cukup deras dan angin yang berembus lumayan kencang. Muad beserta kernetnya Aris sengaja menepikan sejenak kendaraanya tersebut di Jalan Ketabang Kali, karena sedang menerima panggilan telepon masuk.

'“Waktu itu saya mau hidupkan lagi mobilnya, tiba-tiba terdengar suara keras di atas mobil. Saya kaget, ternyata pohon tumbang menimpa mobil saya,” katanya, Rabu (16/1) sore.

'Pohon tumbang yang terjadi pada pukul 15.40 WIB sempat membuat Muad terjebak dalam mobilnya beberapa saat. Namun sejumlah warga sekitar bergegas menolongnya hingga akhirnya ia selamat atas insiden tersebut.

“Waktu mobil tertimpa pohon, saya tidak bisa keluar. Barulah ada orang-orang yang membantu, baru saya bisa keluar,” terangnya. Ia bersama temannya yang saat itu sedang mengirim barang dagangan ke Pasar Turi menyatakan bersyukur. Sebab bisa selamat dan tidak sampai terluka sedikit pun. “Alhamdulilllah masih diberi keselamatan,” ucapnya.

Sementara itu di lokasi kejadian, Komandan Tim Orong-Orong Satpol PP Kota Surabaya, Widagdo menjelaskan, pohon yang tumbang tersebut segera ditangani oleh timnya.

Tidak hanya Satpol PP saja, tetapi juga tim dari Linmas dan Dinas Kebersihan dan Ruang Tebuka Hijau (DKRTH). “Iya betul ada pohon tumbang di dekat Taman Prestasi masuk Ketabang Kali,” ujar Widagdo.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Surabaya, Hendrik menjelaskan, memang kondisi pohon sono tersebut sudah tua dan berumur puluhan tahun. Dirinya menduga pohon berumur sekitar 20 tahun itu mengalami keropos di dalam.

Ia menjelaskan, sejak akhir tahun 2018 atau sebelum datang musim hujan pihaknya sudah giat melakukan perantingan secara bertahap di seluruh jalan protokol. Selain untuk merapikan pohon juga sebagai antisipasi terjadinya pohon tumbang. Tidak hanya perantingan saja, ia telah melakukan penanaman ulang pohon sejak dini.

“Jadi penanaman itu secara bertahap, tidak bisa kami langsung tebang pohon yang besar. Nanti Surabaya bisa panas, kalau ditebang semua. Kemungkinan kami akan mencari solusi dengan menggunakan alat deteksi dini pohon yang keropos, agar tidak terjadi lagi insiden serupa. Tapi kami saat ini masih belum punya alatnya,” tandas Hendrik. (aji/rud)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia