Jumat, 26 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Perbaiki Ekosistem Bisnis, Astindo Buat Kesepakatan dengan Garuda

16 Januari 2019, 13: 36: 01 WIB | editor : Wijayanto

PROMOSI: Pameran pariwisata yang digelar Astindo.

PROMOSI: Pameran pariwisata yang digelar Astindo. (NET)

SURABAYA – Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) bersama dengan PT Garuda Indonesia Tbk sepakat untuk untuk memperbaiki ekosistem bisnis antara Garuda dan travel agent. Kesepakatan tersebut dicapai setelah adanya diskusi dan negosiasi Astindo dengan manajemen Garuda untuk mendapatkan win win solution. Hingga akhirnya Garuda selaku pembuat kebijakan, pada tanggal 10 Januari 2019 lalu telah menetapkan kebijakannya yang dapat diterima oleh para travel agent sebagai mitranya.

Ketua Umum DPP Astindo Elly Hutabarat mengatakan, kesepakatan tersebut berisi lima point penting. Yakni, Garuda tetap akan memberikan travel agent service fee, dan sales fee untuk penjualan tiket internasional dan service fee untuk penjualan tiket domestik. “Besarnya sales fee tersebut akan diperoleh sesuai dengan pencapaian minimum penjualan yang telah ditargetkan Garuda kepada travel agent,” terangnya di Surabaya, Senin (14/1).

Garuda juga akan mengakomodir keberatan yang disampaikan Astindo, terutama mengenai pembayaran sales fee yang sedianya dibayarkan after segment flown berubah menjadi after ticket issued.

Menurutnya, Garuda sedang mengajukan agar tidak ada minimum target penjualan untuk tiket domestik, sehingga setiap travel agent yang menjual akan tetap mendapatkan sales fee. Garuda juga akan memfasilitasi pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan BPK terkait dengan aturan tidak diperbolehkannya menambahkan service fee pada penjualan tiket yang dijual kepada instansi pemerintahan yang menjadi klien dari travel agent, mengingat margin dari penjualan tiket yang didapat travel agent relatif kecil.

“Ditambah periode pembayaran dari instansi pemerintahan yang cukup lama. Peraturan atas hasil kesepakatan tersebut berlaku setelah ada keputusan dari FGD yang dilakukan Garuda dengan Astindo yang juga dihadiri asosiasi lainnya, yaitu Asita. Astindo bersama Asita dalam pertemuan ini bekerja sama dalam membela kepentingan travel agent di Indonesia,” tuturnya.

Elly menambahkan, pihaknya memberikan masukan agar Garuda mengajak stakeholder-nya berdialog terlebih dahulu sebelum memutuskan kebijakan-kebijakan baru. Sehingga dapat bersama-sama memutuskan yang terbaik di industrinya masing-masing. Menurut Elly, kesepakatan ini sangat diperlukan mengingat pihaknya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan perwakilan Garuda Indonesia untuk menyampaikan keberatan atas rencana pemberlakuan penundaan pembayaran komisi ke travel agent, dan setelah berupaya meredam gejolak dari para travel agent yang berada di Jakarta maupun di daerah. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia