Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tak Sengaja Tarik Gas Motor, Bapak dan Anak Tercebur ke Sungai Brantas

15 Januari 2019, 05: 17: 50 WIB | editor : Wijayanto

KECEMPUNG SUNGAI: Edi Santoso (kanan) bersama Kapolsek Kompol Widjanarko (foto kanan) dan upaya penyelamatan bapak dan anak di sungai Brantas (foto ki

KECEMPUNG SUNGAI: Edi Santoso (kanan) bersama Kapolsek Kompol Widjanarko (foto kanan) dan upaya penyelamatan bapak dan anak di sungai Brantas (foto kiri). (M MAHRUS/DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Dua orang yakni Edi Santoso, 36, dan putranya Afkar, 3,5, nyaris tenggelam di sungai Brantas, Warugunung, Karangpilang, Surabaya, Senin (14/1). Pasalnya, motor Honda Vario nomor polisi (nopol) N 4882 EC yang dinaiki di atas perahu tambangan tercebur ke sungai. Penyebabnya, anak korban tak sengaja menarik gas motor saat kondisi motor sedang mati otomatis (idle stop). 

Menurut informasi yang diterima Radar Surabaya, kejadian yang menimpa warga Jenggolo, Kepanjen, Kabupaten Malang, ini bermula saat keduanya hendak menyeberang sungai Brantas menggunakan perahu tambang sekitar pukul 08.00.

Saat itu, korban dari arah timur (Ndelik Tawangsari) hendak menyeberang menggunakan perahu tambang ke barat (Warugunung). Saat naik ke dek perahu tambang, motornya mati secara otomatis karena menggunakan sistem teknologi Idling Stop System (ISS).

ISS adalah sistem untuk mematikan mesin secara otomatis pada saat mesin motor berhenti sejenak atau berhenti di lampu merah. Mesin kembali menyala jika tuas gas diputar.

Tanpa disadari Edi Santoso, beberapa saat kemudian tuas gas motornya ditarik oleh anaknya sendiri yang masih di atas motor. Akibatnya, mesin motor menyala dan motor pun lompat tercebur ke sungai bersama Edi Santoso dan anaknya. 

"Korban langsung berenang menolong anaknya yang sempat terseret sejauh 10 meter. Kemudian mereka ditolong pekerja perahu tambangan di sekitar lokasi," kata Kapolsek Karangpilang Kompol Widjanarko, Senin (14/1) 

Setelah berhasil dievakuasi, korban berhasil diselamatkan meski shock. Sementara motornya yang terhitung masih baru tenggelam ke dasar sungai. Warga yang mengetahui kejadian ini lantas melapor ke polisi, BPB Linmas dan petugas pemadam kebakaran Kota Surabaya. 

"Motor korban masih dalam pencarian," imbuh Kapolsek Kompol Widjanarko. Terkait kejadian itu pihaknya mengimbau agar pengguna jasa penyeberangan sungai selalu berhati-hati. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia